Kader PII Telah Berkiprah Membangun Bangsa2011-10-10 01:18:28
BALIKPAPAN, Kiprah dan pengabdian Keluarga Besar Pelajar Islam Indononesia (PKB-PII)I sudah terbukti turut mewarnai berbagai lingkup kehidupan masyarakat maupun dalam berbangsa dan negara. Serta semakin maju dan terus berjuang mengisi kemerdekaan yang telah kita capai dalam pembangunan di segala bidang. “Saya berharap PPI untuk di masa-masa mendatang secara bersama-sama mencapai cita-cita masyarakat yang adil, makmur, maju dan sejahtera serta bermartabat,” kata Gubernur Kaltim Dr Awang Faroek Ishak, saat membuka Dialog Nasional dan Temu Usaha dan Munas ke IV Perhimpunan Keluarga Besar Pelajar Islam Indononesia (PKB-PII) di Balikpapan, Jumat malam (7/10) Gubernur merasa bangga karena kader-kader PII sudah banyak berkiprah dan membangun bangsa serta menjadi tokoh-tokoh penting di negeri ini, baik di pemerintahan, legislatif, swasta, maupun parpol. Munas ke IV PII ini, lanjut Gubernur dapat dijadikan momentum yang tepat untuk memaknai peristiwa penting sebagai pemicu semangat kebangkitan dan perjuangan dan perubahan, untuk mencapai kemajuan Indonesia. Di alam kemerdekaan ini, PII harus tetap konsisten dan setia menjaga dan membela empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara .Yakni, Pancasila, UU 45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. “Pancasila harus dipahami, dimaknai dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, begitu juga kecintaan kepada tanah air, wawasan kebangsaan dan nasionalisme harus ditumbuh-kembangkan dan ditingkatkan jangan sampai luntur oleh pengaruh globalisasai dan kemajuan jaman oleh paham-paham yang lain yang bertentangan dengan nilai-nilai pancasila sebagai sikap kepribadian bangsa kita. “Dengan karakter yang kokoh serta berakhlaq mulia, maka diharapkan pemuda Indonesia memiliki komitmen mengambil peran yang signifikan dalam merespon berbagai persoalan yang telah dihadapi oleh bangsa ini, untuk berbakti dan berbuat yang terbaik untuk kemajuan dan kejayaan martabat bangsa kita.,” papar Gubernur. Pada kesempatan itu, Gubernur mengajak keluarga besar PII, agar Munas ke IV ini dijadikan momentum sebagai pemicu semangat bersama untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan, serta partisipasi pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan partisipasi semua pihak yang ditunjang dengan pandangan-pandangan yang luas dari kalangan pemuda khususnya PII dalam kedewasaan yang berpikir lebih baik mengedepankan kepentingan bangsa dan negara. “Saya yakin cita-cita reformasi masyarakat Indonesia yang madani dan sejahtera dapat terwujud dengan baik,” jelas Gubernur. Sementara itu pengurus Ketua Dewan Pertimbangan PII Pusat Tanri Abeng mengatakan, jumlah anggota PII yang tersebar di Indonesia sekitar 6 juta, selain besar jumlah anggota akan tetapi besar juga persepektif kualitas keanggotaan keluarga besar PII. “Kualitas alumni PII tidak diragukan bahkan telah mengisi anggota kabinet bersatu, tentunya bagaimana kualitas dan kuantitas ini bisa dipertahankan tentunya sebuah tantangan,” kata Tanri Abeng juga tokoh ekonomi nasional ini. adv
|