Hasil Program Kesra Kukar Dijadikan Bahan Kebijakan PusatTentukan Kebijakan Bidang Kesra di Indonesia ke Depan
2011-10-10 01:25:16
TENGGARONG,Hasil dari program kesejahteraan masyarakat dan pengentasan kemiskinan yang dijalankan Pemkab Kutai Kartanegara akan dijadikan bahan untuk menentukan kebijakan bidang Kesra di Indonesia ke depan. Untuk itu, guna mengetahui sejauh mana keberhasilan program dimaksud, maka dilakukan pemantauan oleh tim dari pusat, yakni tim dari Deputi Sekretariat Wakil Presiden (Wapres) RI Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Penanggulangan Kemiskinan. Tim yang berjumlah 4 orang itu dipimpin Wiwik Sritanti SH MH dan berada di Kukar selama dua hari sejak Kamis (6/10). Kehadiran rombongan diterima Asisten IV Bidang Kesra H Bahrul didampingi sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait di ruang eksekutif Kantor Bupati, Tenggarong. Ketua Tim Kesra Wapres Wiwik Sritanti menyampaikan, kehadiran timnya di Kukar adalah untuk mengetahui dan mendalami kemajuan pembangunan yang telah dicapai. Khususnya kinerja aparatur di daerah ini terhadap berbagai pelaksanaan dan capaian program kesejahteraan rakyat. "Hasil dari kunjungan tim ini akan menjadi masukan kami untuk kemudian dilaporkan langsung ke Wakil Presiden. Sebagai bahan menentukan kebijakan bidang Kesra di Indonesia ke depan,” terang Wiwik. Dikatakan, Tim memilih Kukar sebagai daerah sasaran karena memiliki komitmen terhadap program pengentasan kemiskinan dan bidang Kesra pada umumnya. Dalam kesempatan tersebut, Asisten IV Bahrul mengatakan, dalam melaksanakan berbagai kegiatan pembangunan, Pemkab Kukar menerapkan suatu grand strategis yaitu program Gerakan Pengembangan Rakyat Sejahtera (Gerbang Raja). Dijelaskan Bahrul, visi Program Gerbang Raja adalah ingin mewujudkan masyarakat Kukar yang sejahtera dan berkeadilan, yaitu masyarakat yang terpenuhi kebutuhan ekonomi maupun sosial secara adil dan merata. Bahrum menjelaskan, konsep kesejahteraan dalam program Gerbang Raja menerapkan kebijakan umum pencapaian keseimbangan. Artinya tidak menghentikan yang besar agar tidak berkembang, serta memberikan dorongan lebih besar kepada yang kecil agar terus berkembang. Sedang implementasi dari program diantaranya pemberian santuan bagi warga tidak mampu (SWTM), program KB gratis, jaminan kesehatan dan pengobatan Gakin secara gratis serta pemberian kredit tanpa bunga dan agunan. Untuk pemberdayaan perempuan, lanjut Bahrul, tidak perlu diragukan karena menjadi salah satu dari 7 sasaran utama yang ingin dicapai dalam misi program Gerbang Raja. “Karena Bupati secara khusus mengawal program ini hingga mencapai sasaran, yaitu dengan cara meningkatkan peran dan partisipasi perempuan di berbagai aspek kehidupan,” terang Bahrul. Usai pertemuan, dilanjutkan peninjauan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan upaya pengentasan kemiskinan dan keluarga berencana di kota Tengarong, Kecamatan Loa Kulu dan Loa Janan. yd
|