Datuk Hamzah:Malaysia Tidak Melakukan Pelanggaran Perbatasan2011-10-11 00:16:03
Balikpapan, Kepala Kepolisian Serawak Datuk Haji Hamzah Bin Toyib, membantah kalau pihak Malaysia melakukan intervensi diwilayah perbatasan terutama masalah yang ada di Kalimantan Barat dimana dituding kalau ada satu kota dengan ratusan Kepala Keluarga (KK) masuk dan menjadi bagian dari Malaysia Timur, itu tidak benar karena kita sering melakukan koordinasi dengan pihak Indonesia sama dengan yang dilakukan hari ini. ‘’Malaysia tidak berniat melakukan pelanggaran batas atau memindahkan patok perbatasan antar Negara karena itu sudah merupakan kesepakatan bersama kalau batas antar Indonesia dengan Malaysia ditandai dengan patok, jangan langsung percaya kalau Malaysia sudah melakukan pergeseran patok dan menguasai beberapa daerah di wilayah Kalimantan Barat,’’ ujar Datuk Hamzah, yang menjabat Kepala Kepolisian Serawak sama jabatan dengan Kapolda Kaltim. Dia mengaku kehadiran tiga petinggi Polisi Diraja Malaysia ke Balikpapan setelah mendapat undangan dari Kapolisian RI dimana aka ada penutupan latihan kemampuan Satuan Brimob di Balikpapan. Ditanya apakah akan ada melakukan koordinasi dengan pemerintah Malaysia terkait tudingan kalau Malaysia mencaplok satu wilayah di Kalimantan Barat, Datuk Hamzah mengakui hal itu, namun dia berharap agar apa yang diisukan itu janganlah dianggap benar karena Malaysia tidak berniat untuk menguasai Kalimantan yang merupakan bagian dari kedaulatan Republik Indonesia. Kapolda Kaltim Irjen Pol. Bambang Widaryatmo mengatakan latihan kemampuan anggota Brimob Kaltim untuk ditugaskan ke Papua benar-benar memuaskan dan harapan kami semua anggota Brimob yang di BKO kan ke Papua benar-benar dapat menjalankan tugas-tugas kenegaraan ini sehingga apa yang diharapkan yakni situasi dan kondisi yang aman di Papua khusunya di Piniai, Puncak dan Jaya Wijaya serta beberapa tempat lainnya benar-benar menjadi aman dan terbebas dari gangguan separatisme bersenjata. Ditanya kapan Satbrimob Polda Kaltim diberangkatkan ke Papua, Kapolda Kaltim ini hanya mengatakan kalau langkah pertama adalah melatih kemampuan anggota dalam menghadapi berbagai situasi dan kondisi di Papua, mereka harus mampu mengatasi berbagai situasi yang berkembang disana dan harus mampu memberikan yang terbaik bagi nama baik kesatuan dan Korps Kepolisian Indonesia pada umumnya.max
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...