Perusahan Batubara PT BSS Hadir Di Paser 2011-10-11 01:08:21
Tanah Grogot, Investasi dari investor PT BSS tersebut akan berdampak positif bagi masyarakat dengan semakin terbuka lebarnya lapangan pekerjaan dan menaikkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Paser, kata Ridwan Suwidi dalam sambutannya di acara silaturahmi PT BSS bersama pemerintah daerah, dan masyarakat Paser sekaligus HUT ke-66 TNI di Tanah Grogot, baru-baru ini. Selain Bupati Kabupaten Paser Ridwan Suwidi, Manajemen PT BSS, juga hadir Ketua DPRD H Kaharuddin, Kapolres AKBP Ade Yaya Suryana, Dandim 0904/TNG Letkol Inf Sugeng Hartono, Presiden Direktur PT BSS Sapta Revli Orelius Mandagie SE, dan mitra kerja PT BSS Vishwa Sundaram. Tampak pula hadir pada malam resepsi itu, Mayjen TNI Osaka Meliala, Wakil Bupati HM Mardikansyah, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Tanah Grogot Yuli Effendi, SH, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan masyarakat Kabupaten Paser. Presdir PT BSS, Sapta Revli Orelius Mandagie mengajak semua yang hadir agar mempererat tali silaturahmi demi membangun Kabupaten Paser ke arah yang lebih baik, aman, sejahtera, dan damai. PT BSS adalah perseroan terbatas berdasarkan Akta Pendirian Nomor 11, yang dibuat di hadapan notaries Rizam Fadilah Tajudin SH, notaris pengganti dari Mohamad Said Tadjoedin di Jakarta, setelah mengalami perubahan-perubahan anggaran dasar, terakhir dengan Akta Nomor 12 tanggal 17 Desember 2009 qq Akta Nomor 01, tanggal 1 Juni 2010 oleh Nurul Huda SH, notaris di Bekasi, perusahaan telah mendapatkan pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM RI vide Surat Keputusan Nomor AHU 30690.AH.01.02.Tahun2010 tanggal 16 Juni 2010. PT BSS adalah pemegang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) dengan Pemerintah RI qq Kementerian ESDM, tertanggal 20 November 1997, sekarang ini dalam tahap kegiatan eksplorasi untuk mendapatkan cadangan terukur sebagai dasar melaksanakan tahapan produksi, pengangkutan, dan penjualan. ‘’Perkenankan kami dari unsur manajemen, yang dalam berbagai kesempatan selalu ingin mengajak masyarakat agar dalam kebersamaan kita bergandeng tangan satu dengan yang lain, untuk mewujudkan pelaksanaan proyek yakni sesuai PKP2B dengan wilayah kerja yang telah diberikan pemerintah pusat qq Kementerian ESDM kepada PT BSS pada November 1997, Generasi III,’’ terang Mandagie. Manajemen telah merencanakan suatu proyek terpadu dengan skala yang tidak kecil, meliputi kegiatan penambangan, pengangkutan darat dan laut, dermaga, dan masih banyak lagi, dengan demikian, secara otomatis, akan terbuka/tersedia suatu kawasan industri ataupun komersial di Kabupaten Paser sehingga dampak positif langsung menyentuh kehidupan masyarakat di wilayah ini. Semua ini memerlukan investasi tidak kurang dari USD 500 juta (Rp 4,5 triliun), karena itu, proyek ini menjadi salah satu obyek vital yang perlu dikawal bersama-sama sehingga terhindar dari berbagai gangguan dalam bentuk apapun, peran masyarakat dan pemerintah daerah termasuk di dalamnya jajaran pertahanan dan keamanan, menjadi hal yang sangat penting. Usai memberikan sambutan Presdir PT BSS Mandagie, memberikan partisipasi dalam rangka menyambut Iduladha, yaitu 13 ekor sapi untuk masing-masing desa yang masuk wilayah kerja PT BSS dan 12 unit mesin pompa air. "Semoga dapat diterima dengan baik dan pada saatnya di hari kurban, partisipasi kami ini dapat dilanjutkan kepada masyarakat masing-masing desa,"ujarnya.max
|