Pembenahan Pariwisata Jadi Modal Kuat2011-10-12 02:35:50
TANJUNG REDEB, Jika ingin maju dan terus berkembang, bagi sektor pariwisata di Berau, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) diminta untuk membenahi seluruh fasilitas penunjang. Hal ini disampaikan Anggota DPRD dari Komisi II Hj Popiyanti. Pembenahan tersebut dimaksudkan agar daerah wisata yang ada terlihat lebih menarik perhatian wisatawan. “Terlebih kami perhatikan adalah sarana transportasinya yang sangat perlu dibenahi,” ungkap Politisi Gerindra ini. Berau salah satu kabupaten yang memiliki potensi wisata pendukung wisata Kaltim memiliki banyak pulau dan wisata bahari yang sudah terkenal hingga mancanegara. Pulau Derawan, Kakaban dan Sangalaki dengan keindahan biota lautnya dan wisata pantainya sudah menjadi bukti kuat jika Berau telah dikenal dunia. “Tinggal bagaimana kita memaksimalkan potensi kita ini, sektor pariwisata merupakan daya tarik sendiri bagi pengembangan sektor lain. Dengan catatan apa yang ada ini didukung saranan dan prasarana memadai,” lanjutnya. Transportasi dinilai masih sangat lemah untuk penunjang di Berau. Hal ini diminta menjadi catatan penting bagi Disparbud. Mejelaskan multi efek dari transportasi, Popiyanti memaparkan bahwa Berau sebagai daerah yang memiliki kekayaan laut cukup luas, dan memiliki 31 pulau kecil yang dilengkapi keanekaragaman sumber daya alam serta memiliki potensi wisata, harus dijadikan sebagai pilar utama dalam pembangunan kelautan dan perikanan. Dengan potensi itu, hendaknya dioptimalkan untuk memperlancar roda perekonomian daerah, menghasilkan PAD, membuka kesempatan kerja serta menurunkan angka kemiskinan yang dialami warga pesisir. Tentunya hal itu semua perlu dukungan infrastruktur yang memadai ditunjang transportasi yang selaras. Kepala Dinas Pariwisata Berau Drs H Anwar menjelaskan, pembenahan renofasi infrastruktur di beberapa wisata tersebut sudah mulai berjalan, karena Berau dicanangkan sebagai salah satu daerah tujuan wisata untuk program Visit East Borneo. Pembenahan ini nanti dilengkapi sarana dan prasarana yang memadai, agar Berau bisa menjadi wisata unggulan. Agar pembenahan tesebut tidak sia-sia, pihaknya meminta dukungan kepada semua pihak, instansi pemerintahan, swasta, dan masyarakat. Sebagai daerah yang dicanangkan untuk tujuan wisata unggulan Kaltim, Dinas Pariwisata juga tengah menginvetarisasi seni budaya masyarakat Berau, seperti Tari Dalling, dan seni budaya adat Berau lainnya untuk dilestarikan. Selain itu, Anwar mengimbau kepada para investor yang telah mengelola objek wisata di Berau, terutama obyek wisata bahari, agar mengelola objek wisata dengan baik. “Mereka juga harus mendukung pemerintah daerah dengan membuat sarana dan prasarana yang menunjang obyek wisata yang mereka kelola,” ujarnya Laut Berau memiliki ribuan jenis terumbu karang, terdapat penyu hijau dan ribuan hektare hutan mangrove. Demikian juga dengan pemadangan laut dan pulau yang terlihat sangat eksotik, seperti halnya Pulau Derawan, Pulau Maratua, Sangalaki serta Pulau Kakaban. Oleh karena itu, pihaknya menghimbau kepada petugas yang ada di kecamatan khususnya di wilayah pesisir, untuk membenahi pelayanan dan pembangunn yang berbasis kemasyarakatan, dalam menarik perhatian kunjungan wisatawan. roz
|