Bobol Ventilasi Rudenim 2 WNA Afganistan Kabur2011-10-12 02:39:26
Balikpapan, Masyarakat Balikpapan yang mengetahui atau melihat dua warga Negara Afganistan yang kabur dari rumah retensi Imigrasi di Lamaru, Balikpapan Timur dan mengenal wajah keduanya mellaui foto yang sudah disebar agar dapat melapor ke pihak Imigrasi, Polres maupun Polsek di Balikpapan, kedua orang tadi bernama Mohammad Rahim Zadeh dan Mohammad Reza. Keduanya merupakan warga negara asing (WNA) asal Afganistan yang selama ini menjadi penghuni rumah retensi Imigrasi di Lamaru, Balikpapan Timur, keduanya kabur Senin (10/10) kemarin, belum ada kabar dari pihak masyarakat melihat atau mengetahui keberadaan kedua WNA itu. Kasi Registrasi dan Pelaporan Rumah Detensi Imigrasi Balikpapan, Endang menjelaskan, mereka kabur setelah menjebol ventilasi toilet di Rumah Detensi Imigrasi. "Sedangkan mengenai kaburnya kedua WNA itu baru diketahui pada Senin pagi oleh petugas kami," terang Endang. informasi kaburnya kedua WNA tadi, oleh pihak Rumah Detensi Imigrasi diteruskan ke petugas kepolisian baik dari Polsek Balikpapan Timur dan Polresta Balikpapan dengan harapan petugas dari kepolisian dapat melakukan pengejaran dan menangkap kembali kedua WNA itu. ‘’Saat ini petugas masih melakukan olah tempat kejadian perkara untuk pengembangan lebih lanjut sedangkan data identitas kedua WNA telah dikantongi petugas kami untuk segera disebar dan diinformasikan ke masyarakat,’’ ujar Kasat Reskrim Polres Balikpapan, AKP Gendut Supriyanto kepada wartawan di sela berlangsunghya olah TKP. Kembali Endang menjelakan, untuk ruangan WNA di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) para WNA yang terdiri dari 3 ruangan berteralis jeruji besi, kondisi ruangan WNA di Rumah Detensi Imigrasi belum dilengkapi CCTV, tambah dia. Olah TKP untuk mencari tahu kaburnya kedua WNA itu disaksikan Kapolresta Balikpapan AKBP Sabar Supriyono dan Kapolsek Balikpapan Timur AKP. J Saragi, untuk penjagaan di ruangan para WNA disiagakan 2 petugas dari Rudenim untuk 1 harinya diberlakukan 3 shift, pungkasnya. Ditanya apakah kedua WNA itu kabur persis dihari senin atau justru sebelumnya, petugas di Rudenim mengaku kaburnya kedua WNA baru diketahui pada hari senin, namun hari sebelumnya keduanya itu tetap ada di Rudenim. Endang menguraikan, sistem pengamanan sendiri dalam 1 shiftnya diberlakukan penjagaan 8 jam yang dimulai pukul 07.00 sampai 14.00 Wita, untuk penyelidikan dan pencarian 2 WNA tadi dilakukan oleh petugas kepolisian, data identitas keduanya telah diserahkan bagi warga masyarakat yang mengetahui keberadaan kedua WNA dapat segera menghubungi Rudenim atau petugas kepolisian.max
|