Tanjakan MT Haryono Segera Dipangkas2011-10-12 02:40:52
Balikpapan, Seringnya terjadi kecelakaan di beberapa tanjakan yang ada di Balikpapan, khususnya yang berada di sepanjang Jalan MT Haryono Balikpapan Selatan dan Balikpapan Utara, ternyata juga sudah sampai ke telingga beberapa anggota DPRD Kaltim, salah satunya, anggota Komisi III DPRD Kaltim, Agus Santoso. Menurut Agus, pihaknya sering menerima laporan dari pihak Polda Kaltim, bahwa beberapa tanjakan di Balikpapan, khususnya yang berada di sepanjang jalan MT Haryono sering mengakibatkan kecelakaan, pemicunya, kondisi jalan menanjak yang sangat tidak ideal. ‘’Tanjakan di beberapa titik di Jln. MT Haryono memang sangat berbahaya, buktinya beberapa kasus kendaraan harus mundur dan masuk parit karena tidak mampu untuk menanjak tanjakan yang cukup tinggi, laporan dari Polda sudah banyak kita terima,’’ kata Agus saat berkunjung ke Pemkot Balikpapan, kemarin. Pernyataan anggota Fraksi PDIP DPRD Kaltim ini, juga dibenarkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Balikpapan, Hj Sri Soetantinah, menurutnya, tanjakan tersebut, khususnya tanjakan yang mengarah dari perempatan Balikpapan Baru hingga ke pertigaan dekat kompleks perumahan Wika, sangat tidak ideal. Pasalnya, selain panjang tanjakan yang sangat menanjak, juga tidak didukung adanya median jalan yang dapat memisahkan antara jalur menanjak dan menurun di tanjakan tersebut, memang sangat tidak ideal, apalagi tidak ada pembatas jalanya (median, red). "Tetapi kewenangannya ada di Provinsi, bukan di pemerintah kota Balikpapan, untuk itu karena ada kesempatan berbincang dengan anggota DPRD Provinsi maka keluhan itu harus kami sampaikan dan mudah-mudahan mendapat perhatian dari legislative Kaltim sehingga tanjakan itu bisa dipangkas," ujar Sri Sutantin. Menangapi hal tersebut, Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Wilayah Selatan DPU Kaltim, Taufik Hidayat mengungkapkan, bahwa permasalahan tanjakan tersebut telah masuk dalam pembahasan pihaknya. "Untuk itu kita tunggu saja, mudahan bisa segera disetujui untuk memangkas tanjakan itu. Dari PU akan tetap upayakan, tetapi harus melalui kajian, pertama, untuk mengantisipasi banjir saat pelaksanannya, kedua pengalihan arus lalu-lintas di sana, karena selama ini arus lalu-lintas di sana cukup padat, itu yang jadi perhatian kita," terangnya lagi.max
|