Persisam Soroti Jadwal Kompetisi tak Masuk Akal2011-10-12 02:54:41
SAMARINDA, Manegemen Persisam Putra Samarinda kembali bersuara lantang terkait kinerja PT Liga Prima Indonesia (LPI)sebagai badan penyelenggara kompetisi sepak bola nasional, dengan keluarnya jadwal pertandingan kompetisi musim 2011/2012 yang beberapa diantaranya tidak masuk akal bisa dilakoni oleh klub peserta kompetisi. Sekretaris Persisam Putra Samarinda Achmad Subhan mengatakan ada satu tim yakni Persiba Bantul sesuai dengan jadwal yang telah diedarkan oleh PT LPI melakoni dua pertandingan dihari yang sama, sedangkan yang lain seperti lawatan klub Arema Malang di Persiwa Wamena yang hanya jeda sehari kemudian harus menjalani tur pertandingan ke tempat lain. "Logikanya apakah mungkin itu bisa dijalani oleh klub dengan mengacu dari jadwal yang sudah diedarkan, misalnya harsu bertanding dalam sehari dua pertandingan," jelas Subhan di Samarinda, Selasa (11/10). Menurut Subhan, dari awal pihaknya memang sudah meragukan kinerja PT LPI sebagai penyelenggara kompetisi, karena beberapa tahapan yang sudah menjadi agenda mereka banyak yang tidak tepat waktu. "Seperti jadwal sosialiasi ke klub, baru hari ini (Selasa, 11/10) kita terima, padahal kompetisi rencana mulai digeber 15 Oktober, bayangkan dalam tempo empat hari klub harus mengutak atik jadwal yang rencananya untuk persiapan dalam satu musim kompetisi," papar Subhan. Untung saja dari evaluasi jadwal itu tim Persisam tidak menemukan problem berarti karena jadwal pertandingan yang ditetapkan masih memungkinkan untuk dijalani oleh klub berjuluk "Pesut Mahakam" itu. Selain itu persiapan yang dilakukan oleh tim Persisam juga sudah cukup lama, yakni kurang lebih dua bulan persiapan bahkan saat ini tengah melakukan pemusatan latihan di Jogjakarta. Menanggapi keluhan klub tersebut, anggota Exco PSSI, Erwin dwi Budiawan cukup menyayangkan kinerja PT LPI yang terkesan kurang profesional menegmban amanat untuk menggelar kompetisi sepeka bola nasional. "Kalau yang terjadi seperti ini justru merupkan langkah kemunduran, karena pada kompetisi sebelumnya yakni ISL sudah berjalan cukup bagus dan banyak mendapatkan perhatian masyarakat dibuktikan dengan penuhnya Stadion pada pertandingan ISL," terang Erwin.at
|