PKT Luncurkan Produk Teranyar 2011-10-14 14:55:05
Bontang,Bertempat di areal Pabrik PT.Pupuk Kaltim Bontang kamis 13/10 melakukan kegiatan “Lonching Produk Urea Versi baru (Urea berwarna Pink) pemberian warna pada pupuk urea bersubsidi ini,disamping bertujuan untuk membedakan urea bersubsidi dan Non Subsidi dengan warna yang jelas,guna meminimalisir terjadinya penyimpangan penggunaaan pupuk Urea bersubsidi ke sector lainnya yang tidak memerlukan Subsidi Dalam kegiatan tersebut dihadiri, Direktur Utama PT.Pupuk Kaltim Aas Asikin Idat,Direktur Utama PT.Pusri (Persero),Arifin Tasrif,serta Wakil ketua komisi IV DPR-RI yang kebetulan melakukan Kunjungan kerja ke Bontang dan Kaltim,turut pula hadir Dirjen Prasarana dan sarana Pertanian (PSP) Kementrian Pertanian Sumoharjo Gatot Subroto,serta Walikota Bontang Adi Darma. Dalam sambutannya tersebut, Direktur Utama Pupuk Kaltim “berharap sekiranya peluncuran pupuk Urea Bersubsidi dengan versi baru (warna Pink) ini dapat meningkatkan produksi para petani sehingga ketahanan pangan di Indonsia dapat di pertahankan, demikian juga dengan para peteni, Ia juga berharap tidak ada lagi keluhan para petani dikarenakan banyaknya indikasi penyalahgunaan Pupuk bersubsidi ini”.Katanya Dijelaskan,”penggunaan Pupuk Urea Versi baru ini, menggunakan pewarna dari golongan food grade, sehingga disamping aman bagi tanaman, juga bersahabat dengan lingkungan.pewarnaan ini tidak akan mempengaruhi kualitas Urea komposisi Urea bersubsidi karena kualitasnya masih tetap dijaga sesuai dengan standar Nasional Indonesia (SNI) yaitu kandungan nitrogen tetap 46% kadar air maksimal 0,5%, kadar biuret maksimal 1% dan ukuran antara 1-3,5 mm” paparnya. Sementara itu, Ketua Panja (Panitia Kerja) E Herman mengungkapkan, “ pemberian warna pada pupuk bersubsidi ini,adalah warna merah jambu (Pink) sesuai dengan rekomendasi RI No.11/SR.130/M/1/2011,Tanggal 7 January 2011 dan surat Kementrian Pertanian Tanggal 16/08/2011.Surat Dirjen No.712/SR.130/B.5/8/2011 juga dari Panitia Kerja Pupuk- Komisi IV DPR-RI serta kesepakatan antara PT.Pupuk Sriwidjaja (Persero) dengan anak perusahaan anggota holding pupuk. Pemberian warna juga didasarkan pada kesimpulan rapat kerja Komisi IV DPR-RI dengan Menteri Pertanian yang dikeluarkan pada 18 Juli 2011 Tandasnya. Sekedar diketahui, bedasarkan pengujian Labolatorium,Urea berwarna pink, aman untuk air tanah karena tidak mempengaruhi warna air tanah.selain itu juga aman bagi tanaman karena berdasarkan riset yang dilakukan, tidak menunjukkan adanya gejala keracunan atau fitotoksisitas pada tanaman padi dan jagung.program pewarnaan pupuk bersubsidi, sudah dimulai pada 1 Oktober lalu,yaitu saat dimulainya produksi pupuk bersubsidi dengan warna pink. wan

|