Guru Agama Perlu Ditingkatkan Kualifikasinya

Pelatihan Guru PAI pada SD se Kaltim 2011

2011-10-17  22:55:18

SAMARINDA, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kaltim H Musyahrim MM, menjelaskan dalam meningkatkan kualifikasi guru di Kaltim, ternyata Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak tidak hanya mendukung kualifikasi bagi guru umum saja, melainkan juga bagi guru Agama Islam.
Demikian dinyatakan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kaltim H Musyahrim MM ketika ditemui usai membuka Pelatihan Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) pada Sekolah Dasar (SD) se Kaltim 2011, yang mana pelaksanaannya dimulai sejak 16-24 Oktober 2011 mendatang di Hotel MJ Samarinda yang juga didukung Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Samarinda, Kaltim.
“Sejak 2006 lalu Guru Agama ini di Kaltim sudah kita kualifikasikan sebanya 300 orang. Bahkan, dari 300 orang tersebut sudah ada yang lulus,” ujar Musyahrim  ketika ditemui Poskota Kaltim,  usai membuka Pelatihan Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) pada Sekolah Dasar (SD) se Kaltim 2011, yang mana pelaksanaannya dimulai sejak 16-24 Oktober 2011 mendatang di Hotel MJ Samarinda yang juga didukung Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Samarinda,
Menurutnya, kualifikasi itu sangat penting, maka pada 2011 ini, kuota kualifikasi bagi Guru Agama pun dilakukan lagi, yakni berjumlah 100 orang, semua kita kerjasamakan dengan STAIN Samarinda. Bahkan, selain kita tingkatkan kualifikasinya, kompetensinya juga kita tingkatkan. Caranya, dengan melalui pelatihan-pelatihan seperti yang dilaksanakan sekarang.
"Oleh karena itu, Musyahrim mengatakan, dalam hal ini Pemerintah Provinsi Kaltim guna meningkatkan mutu pendidikan se Kaltim tidak ada dikotomi pendidikan, baik antara pendidikan kementerian agama maupun kementerian pendidikan nasional,"ujarnya.
Ditambahkan, hal ini, direalisasikan baik untuk guru maupun siswa. Jadi, Dinas Pendidikan Provinsi Kaltim memberikan perlakukan pendidikan dan pelatihan yang sama. Bahkan, baik negeri dan swasta. Dan hal ini terus berkelanjutan. Demikian juga pendidikan dan pelatihan yang gelar saat ini.Kemudian dari itu, pasca pelatihan-pelatihan ini, tentunya ada pembinaan-pembinaan yang dilakukan pihak STAIN kepada Guru-guru Agama Islam di Kaltim. Apalagi, untuk meningkatkan kualifikasi tersebut, jumlah peserta pelatihan yang tahun ini diikuti hanya 140 orang.
"Kedepan diharapkan  bisa mencapai 500 orang pesertanya, oleh karena itu seluruh dinas pendidikan di kabupaten kota kiranya bisa mengikutkan guru agamanya  dalam  pelatihan, baik tingkat kabupaten maupun tingkat provinsi,"ujarnya.
Sementara itu, Ketua STAIN Samarinda, Kaltim Dr H Hadi Mutamam MAg menyatakan tujuan dari pendidikan dan pelatihan guru agama yang kini tengah dijalani para Guru Agama Islam di Kaltim tidak lain untuk menunjang kualifikasi dan kompetensi para guru-guru dalam menyampaikan ilmunya setiap hari pada anak didiknya.
“Tugas Guru Agama Islam cukup besar dalam pengembangan pembangunan Negara, terutama di daerah. Sebab, dengan adanya Guru Agama Islam, tentunya akan dapat membangun bangsa yang sholeh, bahkan dapat membangun bangsa yang berkembangn di masa mendatang,” ujar Hadi Mutamam dalam sambutannya saat pembukaan pelatihan Guru PAI pada SD se Kaltim.
Dijelaskannya, peran guru agama saat ini sangatlah besar. Sebab, kini peran Guru Agama Islam dapat mendukung untuk merubah karakter anak bangsa ke depannya. Apalagi, dengan meningkatnya kualifikasi dan kompetensi Guru Agama Islam, khususnya yang berada di jenjang Sekolah Dasar sangatlah menentukan kepribadian anak didik yang dibina.
“Saya berharap seluruh peserta Pelatihan Guru PAI pada SD se Kaltim 2011 ini dapat mengikuti dan menjalani pelatihan dengan baik dan tertib, sehingga usai pelatihan ini, apa yang diterima dapat meraih manfaat yang besar bagi pendidikan Agama Islam di Kaltim,” timpalnya.
Ketua Panitia, Bahrani MPd menyebut, bahwa pelatihan yang kini dilaksanakan pada 2011 diikuti sebanyak 140 peserta yang terdiri dari 13 kabupaten dan kota se Kaltim. “Mengapa cuma 13 Kabupaten dan Kota se Kaltim saja yang mengikutinya, karena perwakilan dari Kabupaten Tana Tidung tidak ada yang mewakilinya, sehingga hanya 13 Kabupaten dan Kota se Kaltim saja yang mengikutinya. Di mana, dari masing-masing perwakilan hanya diikuti sedikitnya satu orang peserta dan sebanyaknya 3 orang peserta,” ungkapnya.
Menurutnya, dengan adanya Pelatihan Guru PAI pada SD se Kaltim sangatlah besar manfaatnya. Sebab, keberadaan Guru Agama Islam sangatlah penting bagi pengembangan pendidikan anak didik ke depannya.
“Jadi, pada saat pelatihan ini, seluruh peserta akan mendapatkan sejumlah materi yang penting berkaitan dengan pengajaran yang mereka lakukan. Bahkan, di sela-sela pelatihan, seluruh peserta juga akan dievaluasi apakah pelatihan yang diberikan benar-benar direspon dan diterima secara menyeluruh atau tidak. Harapannya, setelah pelatihan ini, seluruh peserta dapat mengembangkan ilmunya pada anak-anak didiknya, jika kembali ke daerahnya masing-masing,” pungkasnya.(mar/adv)

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1233 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...