Komisi IV Panggil SKPD Bahas KUA dan PPAS RAPBD 20122011-10-17 23:04:41
SAMARINDA. Selama dua hari, Kamis (13/10) dan Jumat (14/10), Komisi IV DPRD Kaltim memanggil Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) mitra kerjanya guna membahas Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) RAPBD tahun 2012. Menurut Ketua Komisi IV, Ali Hamdi, SKPD yang di panggil antara lain Dinas Pendidikan Kaltim, Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kaltim, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kaltim serta Dinas Sosial Provinsi Kaltim. Selain itu Komisi IV juga memanggil Kanwil Kementrian Agama Kaltim, Badan Perpustakaan, Badan Arsip Daerah Kaltim, Badan Narkotika Nasional Kaltim, Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB Kaltim serta Biro Sosial Setprov Kaltim. Dia mengatakan, pertemuan untuk membahas skala prioritas anggaran masing-masing SKPD, sehingga program APBD 2012 bisa lebih fokus. "Harapannya agar jangan sampai sifatnya hanya menjalankan kewajiban namun tak terfokus," kata Ali Hamdi yang didampingi Wakil Ketua Komisi IV, Andarias P Sirenden dan anggota Komisi IV, Zain Taufik Nurrohman, Datu Yaser Arafat, Abdul Djalil Fatah, Yakob Ukung dan Waris Husain. Dalam pertemuan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kaltim, Musyahrim memaparkan pada 2012 Disdik memiliki beberapa program prioritas, di antaranya pembangunan sekolah-sekolah di daerah perbatasan dan pembentukan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang saat ini dirasa masih kurang. "Rencananya kami ingin ada PAUD di setiap kecamatan. Hal ini penting sebagai awal pendidikan anak di usia dini," katanya. Sedangkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Achmad Adha, menyampaikan bahwa pada 2012 mendatang pihaknya mencanangkan program promosi hingga ke mancanegara, yang mana program tersebut tidak bisa dilakukan di tahun 2011 karena terkendala minimnya anggaran promosi. Padahal program promosi ini sangat penting, guna mempromosikan potensi wisata kabupaten/kota di Kaltim. Sementara pada setiap kegiatan expo di luar negeri, Kaltim tidak bisa ikut berpartisipasi akibat terkendala anggaran tersebut. "Banyak Negara-negara di Eropa Timur berharap Kaltim bisa mengikuti kegiatan expo yang mereka selenggarakan. Namun kegiatan itu tidak bisa kami ikuti karena terkendala biaya. Untuk itu kami berharap pada 2012 ini bisa dianggarkan untuk kegiatan tersebut," katanya. Menanggapi pemaparan sejumlah SKPD tersebut Ali Hamdi menyampaikan bahwa Komisi IV menyambut baik dan mendukung semua program yang mereka sampaikan dan akan memperjuangkanya di rapat Badan Anggaran. "Prinsipnya kami mendukung semua program. Untuk itu selanjutnya akan kami perjuangkan pada Rapat Badan Anggaran yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini," kata Ali Hamdi. "Ke depan perlu dibangun sistem informasi manajemen antara Distamben dan perusahaan-perusahaan pertambangan di Kaltim, sehingga kontrol dapat dilakukan lebih maksimal," kata Darlis. Menyoroti kerusakan hutan mangrove di delta Mahakam dan juga terumbu karang, anggota Komisi III Saifuddin DJ secara tegas meminta BLH lebih memperhatikan hal itu. "Harapannya ada kebijakan dari BLH tentang kerusakan hutan mangrove di delta Mahakam dan juga terumbu karang. Ini perlu di back up perda untuk mengaturnya," kata politisi partai Gerindra ini. Menaggapi hal itu, baik BLH maupun Distamben merespon positif saran dan masukan dewan, sebab secara riil kondisi lingkungan hidup perlu ditangani serius. hms/adv
|