Gubernur Harus Bisa Perjuangkan Raja Alam

2011-10-18  18:26:53

TANJUNG REDEB, Pemberian gelar Aji Datu Suraraja  kepada  Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak  dari pewaris Kesultanan Sambaliung dan Gunung Tabur Kabupaten Berau  memang sudah berlalu.
Namun anggota DPRD Berau berharap, Gubernur yang kini resmi menyandang sebagai  orang yang paling dihormati harus bisa memperjuangkan status Raja Alam sebagai pahlawan Nasional.
Menurut Ketua Komisi II DPRD Berau Ir Burhan, untuk mendapatkan gelar yang disandang Gubernur sekarang  bukan hal yang mudah, harus melalui beberapa tahapan dan bukan orang sembarangan yang mendapatkan gelar itu.
Keseluruhan membutuhkan proses panjang yang dinilai langsung oleh keluarga besar  Kesultanan Sambaliung    Gunung Tabur,  Pemkab Berau termasuk para tokoh masyarakat, untuk memberi gelar kepada Gubernur sebagai raja yang cerdas dan pintar di Kabupaten Berau.
Warga Berau memberikan gelar itu,  mengingat jasa keberhasilan Gubernur  selama ini memimpin Kalimantan Timur, baik dari segi sektor perekonomian, pembangunan, pendidikan dan kesehatan.
”Semua dinilai berhasil oleh masyarakat. Sehingga tak tanggung – tanggung memberikan gelar kepada Gubernur,” kata Burhan.
Bahkan prosesi  pemberian gelarnya pun dilakukan sangat sakral di Keraton Sambaliung.  Prosesinya pun disaksikan oleh Bupati Berau H Makmur HAPK, Wakil Bupati H Ahmad Rifai, Ketua DPRD Berau Hj Elita Herlina, unsure muspida, tokoh adat, para pejabat Pemda Berau dan tokoh pemuda.
Berkaitan dengan prosesi tersebut, Gubernur diberi baju dan songkok kebesaran raja dan  sebilah keris, sebagai simbol seorang raja, serta sertifikat penghargaan  yang ditandatangani oleh tokoh pemangku adat. Setelah itu  Gubernur secara simbolis juga menduduki kursi singasana seorang raja, dengan didamping para pemangku adat dan pengawal kerajaan.  
Menurut Burhan,  pemberian gelar kepada Gubernur itu memang  tidak lah berlebihan, karena sesuai amanah raja pendahulu, gelar raja tersebut patut diberikan kepada orang yang dianggap banyak berjasa terhadap masyarakat, menuju keberhasilan di segala bidang.
Namun menurut legislator PPP ini, seiring pemberian gelar tersebut menandakan tugas Gubernur semakin berat. Pasalnya, dibalik pemberian gelar tersebut Gubernur tak boleh melupakan perjuangan Raja Alam, yang membuat  Kabupaten Berau seperti sekarang.
 ”Bisa dibayangkan, kalau tanpa perjuangan Raja Alam yang rela mengorbankan nyawanya, Bumi Batiwakal ini  jadi apa sekarang,” tegasnya.
Karena itu, agar pemberian gelar itu tidak sekedar seremonial,  Gubernur harus bisa memperjuangkan Raja Alam yang menyelamatkan Berau dari bagian Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari tangan penjajah ini menjadi pahlawan nasional.
Beberapa tahun yang lalu, Pemkab Berau sudah pernah membahas pengajuan Raja Alam sebagai pahlawan nasional. Saat ini warga Beraumenggantungkan harapannya dipundak Gubernur, agar  Raja Alam diakui sebagai pahlawan Nasional.
Mantan Ketua KNPI Kabupaten Berau ini merasa tidak berlebihan harapan masyarakat Berau, karena Raja Alam dinilai  sangat layak menjadi pahlawan nasional.” Kalau Gubernur bisa menyandang sebagai raja yang pintar dan cerdas , kenapa Raja Alam tidak bisa menjadi pahlawan nasional,” pungkasnya. roz  ================

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1233 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...