Irianto Lambrie: Telah Diproses dan Masih Dimatangkan LagiNopember, Pemprov Gelar Mutasi Tahap III
2011-10-20 23:19:45
SAMARINDA,Sekprov Kaltim H Irianto Lambrie menjelaskan, Prosesn pelaksanaan Mutasi dilingkungan Pemprov Kaltim sudah dimatangkan, walaupun demikan perlu dimatangkan lagi, karena ada pejabat yang pensiun lagi, sehingga peru diisi lagi, dan kita harapkan pada bulan Nopember mendatang mutasi tahap ketiga sudah bisa dilaksanakan. "Pengangkatan dalam jabatan dilingkungan Pemprov Kaltim, merupakan upaya pembinaan pengawai dengan menggunakan sistem karir dan sistem prestasi kerja. Untuk itu diperlukan pertimbangan obyektif dan tidak merugikan PNS,"jelas Irianto Lambrie kepada media ini kamis (20/10) di Kantor Gubernur Kaltim Menurutnya, dalam mengisi suatu jabatan yang lowong, baik yang ditinggal pensiun ataupun pejabat yang bersangkutan meninggal dunia, diperlukan pemberdayaan Baperjakat dan tidak berlaku adanya sistem kekeluargaan yang menonjolkan ikatan famili, kedaerahan, suku, almamater, kelompok dan lain sebagainya.Mutasi dimungkinkan juga dari jabatan struktural ke fungsional atau sebaliknya, sepanjang memenuhi syarat untuk jabatan dimaksud. "Untuk itu jabatan fungsional harus dibina dengan baik, bukan merupakan tempat pembuangan atau alternatif kedua bagi mereka yang akan pensiun,"ujarnya. Irianto Lambrie juga mengatakan, aga setiap mutasi jangan diartikan macam-macam, dan tidak ada istilah jabatan enak dan tidak enak, karena pada prinsipnya, di manapun posisi dan apapun jabatannya, seorang PNS sejati tidak akan memilih di mana dia akan ditugaskan. "Sebaiknya dia akan tetap bekerja dengan sungguh-sungguh, mengabdi seoptimal mungkin dengan dilandasi kesabaran, ikhlas, tanpa pamrih, menghindari perbuatan tercela dan hanya mengharap keridhaan dari Tuhan Yang Maha Esa,"tandasnya. Ditambahkan, Bagi Pemprov Kaltim sendiri, mutasi mutasi tentunya sudah melalui proses dan prosedur yang benar, yakni melalui penilaian seobyektif mungkin dari Tim Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat), yang saya jamin tidak mendapat intervensi siapapun dan terbebas dari pengaruh KKN (Kolusi, Korupsi dan Nepotisme). Dan suatu jabatan tidak ada yang abadi. Suatu saat, cepat atau lambat pasti kedudukan jabatan akan digantikan oleh yang lain. "Bagi Pemprov Kaltim juga akan terus melakukan evaluasi, apakah pejabat yang baru dilantik benar-benar mampu, dan jika tidak maka bukan mustahil dalam waktu yang tidak terlalu lama sudah diganti lagi dengan Pejabat baru lainnya yang lebih cakap, kompeten dan lebih profesional. Untuk suksesnya pembangunan dan terealisasikannya program Kaltim Bangkit 2013, maka Pemprov Kaltim sangat memerlukan pemimpinnya yang cerdas, cakap dan kuat, yaitu yang memiliki kompetensi, kapasitas dan kapabilitas yang memadai, inovatif dan memiliki kreativitas yang tinggi," papar Irianto.mar/adv
|