Warga Diminta Waspadai Bahaya Kebakaran2011-10-21 00:09:37
SAMARINDA, Kebakaran yang terjadi di Jl Pahlawan Gang 2 RT 30 Kelurahan Dadi Mulya Kecamatan Samarinda Ulu, Rabu (19/10) malam lalu yang telah menghanguskan ratusan rumah, mendapat perhatian dari anggota DPRD Kota Samarinda, dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), H Narimo. Selain merasa prihatin dia juga meminta kepada warga agar selalu mewaspadai bahaya kebakaran. "Tidak sekali ini saja kebakaran terjadi di wilayah kota Samarinda. Jadi, sudahs eharusnya kita semua menjaga lingkungan masing-masing terhadap kebakaran ini," kata H Narimo, Kamis (20/10) kemarin. Menurut Narimo yang juga anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda ini, seharusnya semua pihak meningkatkan kesadaran soal keamanan rumah dan peralatan yang berpotensi menimbulkan percikan api. Dengan demikian, lanjutnya, terjadinya musibah akibat kelalaian manusia dapat dihindari. "Kalau musibah kebakaran akibatnya itu itu saja artinya kesadaran masih kurang. Baik kesadaran dari pihak PLN atau dari masyarakat sendiri. Untuk itu semua pihak harus memahami betapa besar akibat jika terjadi musibah tersebut," ujarnya. Pemkot diminta lebih teliti dalam melakukan penataan ruang pemukiman warga. Seharusnya, disediakan jalan yang cukup beserta sumber air yang mudah. Sehinga jika terjadi kebakaran akan lebih mudah menjinakkan "si jago merah". "Beberapa perangkat pemadam juga seharusnya ada di setiap wilayah agar lebih cepat melakukan tindakan pencegahan api. Penataan pemukiman harus dilakukan agar tidak terulang musibah yang sama," ucapnya. Dia menilai, pihak PLN harus melakukan evaluasi terhadap peralatan termasuk travo dan jaringan yang dipasang di rumah pelanggan. Kalau memang sudah waktunya diganti, sebaiknya PLN tak segan-segan melakukan hal itu. "Meski harus ada biaya tambahan bagi pelanggan demi kemananan dan keselamatan masyarakat," katanya. Lebih lanjut dikatakan, petugas pemadam kebakaran yang selama ini juga selalu siaga 24 jam harus diperhatikan keselamatan staf-nya dan meningkatkan kelengkapan peralatannya. "Saya selalu bilang, di Samarinda cukup sering terjadi kebakaran dengan kondisi lingkungan yang sempit. Seharusnya Pemkot menambah armada mobil pemadam yang berkukuran lebih kecil lagi agar sewaktu-waktu terjadi kebakaran di gang sempit petugas dapat masuk masuk ke TKP," kata Narimo. Sebagaimana diberitakan, ratusan rumah di Jalan Pahlawan Gang 2 Kelurahan Dadi Mulya Kecamatan Samarinda Ulu, Rabu (19/10) malam hangus dilalap api. Kebakaran diduga disebabkan ledakan tabung elpiji dari rumah kontrakan milik Bakri di RT 30 Kelurahan Dadi Mulya.Mobil pemadam kebakaran terpaksa hanya melakukan pemadaman dengan menyambung selang dari jarak sekitar 400 meter dari lokasi kebakaran. Akibatnya, kobaran api terus membara dan menyambar rumah warga pada pemukiman padat penduduk tersebut.Hingga pukul 23. 00 WITA, kobaran api masih terus berlangsung. Sementara, petugas pemadam kebakaran dibantu warga masih terus berupaya memblokade kobaran api agar kebakaran tidak terus meluas. aon
|