Hutang Proyek Multiyears Rp 800 Miliar2011-10-24 21:03:14
TANJUNG REDEB, Usulan Pemkab Berau terhadap proyek multi years untuk tahun depan mendapat respon dari Ketua Komisi II DPRD Berau Ir Burhan. Menurutnya, usulan itu tidak perlu direalisasikan dulu, pasalnya, hutang proyek multiyears masih terhitung sekitar Rp 800 miliar. Dari Rp 800 miliar tersebut diantaranya proyek Bandara Kalimarau tahap dua, yang menelan biaya sekitar 240 miliar. Ditambah proyek SMK Perikananyang membutuhkan anggaran sekitar 100 miliar lebih, dan gedung terpadu Rp 38 miliar. “Termasuk turap Sambaliung dan turap Gunung Tabur, saya nggak tahu pasti nilainya. Yang jelas proyek anggaran 2011 semua itu belum selesai ,” katanya. Agar tak menambah hutang proyek multyears tahun depan, usulan yang diajukan Pemkab Berau tersebut tidak perlu disetujui dulu oleh semua anggota Dewan. Terkecuali hutang proyek multi years anggaran Tahun 2011 itu semua sudah rampung. “Kalau saya pribadi jelas tidak setuju dengan usulan itu. Lunasi dulu lah hutang – hutang itu. Masak belum lunas kok ngutang lagi,” tegasnya. Sebab, semua proyek multiyears anggaran 2011 itu masuk katagori prioritas, untuk kepetingan masyarakat. Untuk itu lah proyek yang berskala prioritas ini harus segera diselesaikan, agar segera bisa dinikmati oleh masyarakat secara keseluruhan. Usulan proyek multi years seperti rencana jalan tol dari pelabuhan Mantaritip ke Limunjan, dan proyek jembatan Kelay III sebagai penghubung Kampung Limunjan – Singkuang itu, yang rencana nya masuk dalam usulan proyek multi years anggaran Tahun 2012 tersebut, menurut pengamatan dia tidak sesuai kebutuhan. Baik dari segi kebutuhan transportasi, maupun kebutuhan lain nya, ditambah lagi jumlah penduduk dan jumlah kendaraan yang lalau lalang di daerah tersebut masih tergolong sepi. Sehingga pendapat legislator PPP ini, rencana yang digagas Pemkab Berau itu tidak sesuai dengan kebutuhan dan jumlah penduduk. Jika rencana itu direalisasikan dapat berdampak terhadap rencana proyek - proyek kecil. Seperti rencana pengaspalan jalan gang, pelebaran gang atau jalan, dan proyek – proyek kecil lain nya yang mengena langsung oleh massyarakat banyak. Pasalnya, anggaran yang ada banyak yang tersedot ke rencana proyek – proyek besar tersebut. “Jadi sangat beralasan bagi kami, kalau usulan proyek multi years tersebut kami pending,” tegasnya. roz
|