Lounching Congkil dan Buku Sejarah Tingkilan2011-10-26 07:17:19
TENGGARONG, Suasana bahari Kutai tempo dulu terasa terulang di Grand Ballroom Grand Elty Singgasana Hotel Tenggarong Sabtu (22/10) malam lalu. Pasalnya, ditempat ini dilounching atau diperkenalkan secara resmi genre musik Indonesia terhanyar yaitu Keroncong Tingkilan atau Congkil. Sekaligus peluncuran buku Sejarah Tingkilan yang juga merupakan rangkuman disertasi doktoral dari Dr Aji Qomara Hakim SSn MSi. Lounching Congkil dan peluncuran Buku Sejarah Tingkilan tersebut dilakukan Bupati diwakili Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Pemkab Kutai Kartanegara, Edi Damansyah dan ditandai penanda tanganan sertifikat dokumen Congkil oleh Edi Damansah bersama Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kukar H Azmidi. Dilanjutkan penyerahan simbolis rekaman cakram padat (CD) musik Congkil oleh pimpinan Kelompok Musik Irama Bahari Tenggarong H Syaiful Anwar Ibrahim dan Buku Sejarah Tingkilan langsung oleh penulisnya Dr Aji Qomara Hakim kepada undangan. Disaksikan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, kepala dinas/instansi terkait, para pekerja seni dan komunitas tingkilan yang ada di Kukar. Menurut Kepala Disbudpar Azmidi, lounching Congkil maupun peluncuran buku Sejarah Tingkilan bertepatan pelaksanaan memeriahkan peringatan HUT Kota Tenggarong ke 299 dimana didalamnya digelar kegiatan bertajuk Pesta Etam Segala.“Sekaligus sebagai rangkaian dari kegiatan Pencanangan Hari Budaya 2011 di Kukar,” ujarnya. Menyinggung dilounchingnya Congkil, menurut Azmidi, sebagai musik khas daerah posisinya sangat penting dalam mendukung pontensi dari kearifan lokal yang kita miliki. Disamping pengakuan kita terhadap jenis musik ini, juga ajang mempromosikan agar masyarakat khususnya generasi muda Kutai mengenal seni budayanya lebih baik lagi dimasa depan. Sementara Bupati diwakili Edi Damansah menyambut baik kehadiran musik Congkil sebagai upaya memperkaya khasanah seni budaya Kukar. “Atas nama Pemkab maupun pribadi sangat mengapresiasi keberadaan Congkil sebagai bentuk kreatifitas berkesenian yang perlu dit semua pihak,” ujarnya. Sementara tentang buku Sejarah Tingkilan besutan Dr Aji Qomara Hakim berjudul Tingkilan Alunan Yang Mengarungi Abad, menurut Bupati adalah bentuk kepedulian yang sangat tinggi dari anak Kutai terhadap eksistensi seni budaya daerahnya. “Dedikasi Aji Qomara Hakim terhadap eksistensi seni budayanya patut diteladani generasi muda,” katanya. Untuk itu pemkab menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Syaiful Anwar Ibrahim dan kawan kawan yang mengkreasi Congkil. Maupun Aji Qomara Hakim yang berhasil mengangkat Tingkilan hingga menjadi bahan rujukan bagi studi ilmiah Tingkilan dimasa mendatang. Diharapkan lounching ini menjadi momentum memperkenalkan potensi seni budaya Kutai. Pemkab akan mendukung kreatifitas masyarakat untuk mengolah seni budaya daerah sebagai bagian dari promosi kepariwisataan Kutai. “Karena masih banyak potensi seni budaya kita yang terlupakan dan perlu diekspos kembali oleh mereka yang peduli dan trampil,” ujarnya. Acara lounching yang disiarkan langsung oleh Radio Keroncong Indonesia yaitu Lita FM Bandung Jawa Barat ini dimeriahkan pula penampilan orkes Tingkilan Karya Budi Tenggarong oleh penampilan penyanyi Andre dan Iin Indriani dari Kelompok Keroncong Tugu Jakarta yang merupakan pelopor seni musik keroncong di Indonesia.(adv)
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...