Polisi Dalami Kasus Penimpasan Borneo Paradis2011-10-28 23:12:49
Balikpapan,Dua orang pria dikabarkan menderita luka bacok dalam pertengkaran antar kelompok massa pada Rabu (26/10) sekira pukul 12.30 Wita, di komplek perumahan Borneo Paradis di Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur, kedua pria itu Doni (33) dan Aryanto (40) selanjutnya keduanya dilarikan ke rumah sakit. Yakni di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan dan Rumah Sakit TNI AU. "Saya tahu mereka lari ke arah saya, tapi saya gak nyangka kalau mereka berani nyerang, karena di tempat saya berdiri situ kan banyak aparat Brimob yang bawa senjata, rapi kenyataan aparat itu tidak berkutik atau mencegah tindakan brutal pelaku," ujar Aryanto warga Markoni Atas, sambil menahan sakit karena luka di telapak tangan kanan dan kepala bagian belakang. Ia sendiri tidak mengetahui, apa penyebabnya sehingga sekitar delapan orang menyerang ke arah teman-teman yang akan memagari tanah yang berada didepan lokasi pengembang Borneo Paradiso. Disisi lain pihak Borneo Paradis sudah menyerahkan kasus itu ke salah satu Organisasi Masa lainnya, disinilah terjadi penguasaan lahan milik orang itu. Pihak Doni, merupakan pihak pemilik lahan (Musa R, red) akan memagari lokasi lahan tersebut tiba-tiba pihak Ormas lainnya yang sudah dipakai oleh Borneo Paradis melakukan tindakan anarkis dengan mengancam dan memarangi beberapa orang. Pihak Donny dan pemilik lahan langsung membawa permasalahan ini ke Polresta Balikpapan untuk diusut. Kapolresta Balikpapan AKBP Sabar S, kepada media usai sertijav Danlanal Balikpapan diatas KRI Frans Kaisepo membenarkan kalau pihaknya tengah melakukan penyidikan kasus lahan di sekitar Borneo Paradiso, bilangan Kelurahan Sepinggan, Balikpapan Selatan dan mengatakan kalau phaknya sudah memeriksa delapan saksi dari pihak Ormas yang melakukan penyerangan dan kini kedelapan orang itu terus dilakukan pemeriksaan intensif. Penjelasan Kapten Dr Slamet Widodo selaku dokter yang menangani Anto mengatakan, korban menderita luka akibat benda tajam di bangian tangan korban dan dia menderita luka sepanjang 10 cm dan harus dijahit sebanyak 25 jahitan. "Kalau di kepala ada 13 jahitan dengan kedalaman luka 0,5 sentimeter," ujar dokter yang merawat. Saat kejadian, sebanyak 1 truk pengendali massa (dalmas) dari Polres dan Polsek Balikpapan Timur telah berjaga-jaga. Setelah penimpasan terjadi, ada 8 orang yang diamankan di Polres Balikpapan untuk dimintai keterangan. Selain itu aparat menahan barang bukti berupa 1 balok, 1 pentungan, 1 mandau, dan 4 motor yang ditinggal pengendaranya. Perkelahian sendiri dipicu persoalan tanah. max
|