Bupati Tinjau Ulang Proyek Multiyears 2011-11-1 23:47:43
Penajam, Bupati Penajam Paser Utara, H Andi Harahap mengatakan, proyek multiyears yang saat ini sedang berjalan akan dilakukan peninjauan ulang. Proyek multiyears yang menyedot anggaran kabupaten hingga 50 persen lebih ini, akan dibicarakan ulang dengan DPRD untuk mendapat persetujuan. Pasalnya, dalam perkembangannya beberapa kontraktor yang mengerjakan proyek multiyears sebagian masih menghadapi kendala pembebasan lahan warga, tak hanya itu, bupati menilai, kinerja beberapa kontraktor juga terlambat, kemampuan kurang serta peralatan kurang memadai untuk itu perlu dievaluasi kembali. ‘’Ya, kami setuju proyek-proyek multiyears ditinjau ulang kontraknya, kita perlu bicarakan dengan DPRD untuk mendapatkan persetujuan,’’ ujar Andi Harahap kepada wartawan baru-baru ini. Sebelumnya, Ketua Fraksi PDI Perjuangan Hartono Basuki meminta agar proyek-proyek multiyears yang menggunakan SK Bupati agar ditinjau ulang, lantaran saat kontrak kerja dengan kontraktor dilakukan sewaktu DPRD periode 2004-2009 silam, yang hanya mendapatkan persetujuan dari pimpinan DPRD. Dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi III bidang Keuangan dan Pembangunan dengan jajaran pejabat Dinas PU Kimpraswil lalu, terdapat 28 item proyek multiyears yang pembayarannya dilakukan hingga APBD 2013 mendatang, proyek-proyek itu meliputi peningkatan jalan wilayah Giri Mukti Dalam, jalan kawasan poros dan pusat pemerintahan, pengalihan trase jalan provinsi, peningkatan jalan Masjid Al’Ula Nenang, jalan lingkar- Majapahit dan Gunung Steleng. Peningkatan jalan wilayah Giri Mukti Luar, jalan simpang Bere-bere, Tanjung Tengah, Petung, Kedung Rejo, Saloloang, Pejala, Kampung Baru, Pondok Uma. Peningkatan jalan Nenang, Gunung Steleng, Gunung Ulin, pembangunan jembatan coastalroad, peningkatan jalan Babulu Darat, Rawa Sebakung, Sekunder Gang Ali, Rawa Mulia Babulu Laut. Peningkatan jalan Babulu Darat, Babulu Laut, Labangka, jalan Gunung Intan, Gunung Makmur, Sebakung Jaya. Pembangunan Masjid Agung, RSUD Tipe C, Guest House, bendungan Lawelawe, WTP dan air bersih, jaringan distribusi air bersih, gedung olahraga, komplek Islamic Center, gedung sekolah terpadu. Proyek-proyek multiyear s itu mulai dikerjakan sejak 2009 hingga selesai 2013 mendatang. Namun, sampai 2011 ini realisasi keuangan masing-masing baru mencapai antara 30 sampai 58 persen namun ada juga proyek yang belum dikerjakan sehingga membuat bupati mempertanyakan professional kontraktor yang dipercayakan mengetrjakan proyek-proyek di PPU.max
|