Tim Pemekarsa Harus Turun Tangan

Rencana Pemekaran Telah Telan Biaya Rp 3 Miliar

2011-11-03  16:05:13

TANJUNG REDEB, Beberapa kampung di Kecamatan Tabalar yang menyatakan tidak setuju adanya  rencana pemekaran Kabupaten Berau  pesisir selatan, wakil Ketua DPRD Berau H Saga’ menyarankan kepada tim pemekarsa pemekaran tersebut turun ke lapangan.
Hal ini dimaksudkan  untuk memberikan masukan dan menyatukan persepsi, agar rencana pemekaran tersebut dapat berjalan sesuai apa yang direncanakan.
Menurut Sa’ga, tim pemekarsa jangan hanya menuntut Pemkab Berau dan tim independent,  tetapi harus ikut sama – sama berjuang turun ke lapangan, untuk meyakinkan kepada warga yang menyatakan tidak setuju.
Mengingat kinerja tim independen saat ini dinilai sudah cukup baik, semua persyaratan sebagai pelengkap kelayakan pemekaran bertahap seluruhnya  terdata. Mulai dari jumlah penduduk, SDA, SDM warga setempat, fasilitas penunjang serta pendapatan rata – rata warga setempat.  
Saga’ mengaku khawatir jika ada diantara Kampung yang di Kecamatan Tabalar menyatakan tidak setuju dengan rencana pemekaran itu, sehingga pemekaran ini bisa batal. Oleh sebab itu saran  dia, bicara soal pemekaran ini semesti nya jangan selalu menjadi bahan pembicaraan, apa lagi bicara soal menentukan Kecamatan mana yang bakal menjadi Ibu kota Kabupaten .
“Bicara soal pemekaran itu sampingkan dulu, yang penting  lakukan komunikasi dengan BPK , tokoh masyarakat dan  tokoh pemuda dulu dengan baik. Setelah ada kesepakatan, baru bicara pemekaran,” kata nya.
Sa’ga  menyayangkan jika rencana pemekaran ini jika tidak jadi. Pasalnya, Pemkab Berau  sudah menggelontorkan sekitar Rp 3 miliar, dan biaya itu murni dari APBD II. Sehingga tim pemekarsa ini harus bekerja keras, sampai terwujudnya rencana pemekaran tersebut.
Dana yang digelontorkan begitu besar merupakan  salah satu bukti dukungan dari anggota Dewan dan eksekutif. Di sisi lain,  sambung Sa’ga, selama ini Dewan dan  eksekutif juga sudah mendukung secara adminstrasi, diantara nya membangun infrastruktur di daerah pesisir. Baik soal pembangunan jalan sekaligus pengaspalannya, gedung pemerintahan, serta fasilitas umum lainnya.
Adanya informasi beberapa kampung yang menyatakan tidak setuju itu karena ada provokasi oleh pihak – pihak yang tidak sependapat dengan rencana pemekaran tersebut
“Persoalan ini jadi PR kita, mari  dibenahi, agar apa yang diharapkan masyarakat pesisir dapat terealisasi,” ujar  politisi PPP ini. Seperi yang pernah dilansir sebelumnya semenjak tahun 2004 diwacanakan pemkaran Kabupaten Berau pesisir Selatan yang terdiri dari kecamatan Talisayan,Biduk Biduk , Biatan, Batu Putih dan Kecamatan Tabalar., kemudian tahun 2009 digulirkan dan 2010 Pemkab Berau mengkaji hingga di tahun 2011 ini. roz

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1234 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...