Badan Diklat Dukung Kaltim Raih WTP2011-11-03 16:08:31
SAMARINDA. Kepala Badan (Kaban) Diklat Kaltim Hj Farida Widiawati, mengatakan untuk mengejar opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), baik tentang akuntabilitas pemerintahan maupun keuangan daerah yang kini tengah dipertahankan dan diperjuangkan Pemprov Kaltim, maka Badan Diklat Kaltim siap mendukung Pemprov Kaltim. “Apa yang telah disampaikan Bapak Gubernur Kaltim untuk segala tingkatan-tingkatan dalam meraih prestasi Pemprov Kaltim, terutama adalah kejar WTP. Karena ini namanya mengejar, tentunya kita tidak diam. Oleh karena itu, sebagai Badan Diklat di Kaltim, yang merupakan wadah untuk mengatasi segala kesenjangan bersama BKD Kaltim tentunya, kita pun terpanggil untuk memperjuangkan hal itu,” ungkap Farida Widiawati ketika ditemui, kemarin di Lamin Etam Samarinda. Mengapa hal ini patut diperjuangkan. Sebab, apabila WTP tersebut berhasil, maka Badan Diklat juga merasa memiliki kontribusi di dalamnya. Bahkan, mengenai sisi-sisi kepribadian para pejabat eselon II, Badan Diklat Kaltim juga memiliki peran dalam mendukungnya. “Jadi, bukan hanya pengetahuan, kebijakan, tapi bagaimana seorang perjabat dapat bergaul untuk meraih pencitraan instansi yang mereka pimpin. Apalagi, pencitraan itu bukan hanya, pemerintah, instansi, tapi juga pribadi. Dan, mengenai workshop ini merupakan program Badan Diklat untuk tutup tahun ke II,” jelasnya. Sementara itu, mengenai pelaksanaan workshop tersebut, lanjutnya, bukan hanya eselon II saja, tapi eselon III dan IV juga demikian. Artinya, ke depan, hasil dari workshop ini dapat menjadi harmonisasi bagi program yang dilakukan Gubernur Kaltim bersama seluruh SKPD di Lingkungan Pemprov Kaltim. “Apabila ada program dari pejabat eselon II, maka pejabat eselon III dapat menerimanya dan menjalankannya. Dan itu harus terus disosialisasikan, sehingga ke depan terus bergandeng tangan untuk meraih tujuan yang sama,” timpalnya. Sementara itu, mengenai peserta Peningkatan Kapasitas Eselon II Terhadap Isu Aktual di Lingkungan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kaltim diikuti 80 peserta terdiri dari pejabat Eselon II di lingkungan Pemprov Kaltim serta Sekretaris Daerah Kabupaten dan Kota, Asisten dan Kepala Badan Kepegawaian serta Badan Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten dan Kota se-Kaltim.mar/adv
|