Dewan Minta Pemkab Atasi Krisis Listrik di Bunyu2011-11-08 02:12:10
TANJUNG SELOR,Warga Pulau Bunyu di Kecamatan Bunyu Kabupaten Bulungan belum bisa merasakan fasilititas listrik, bahkan cenderung kecamatan yang merupakan penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar di Kabupaten Bulungan ini mengalami krisis listrik. Ironisnya, beberapa fasilitas umum maupun pusat pelayanan masyarakat pun mengalami krisis listrik tersebut. Puskesmas Perawatan misalnya yang telah memiliki sarana penerangan yang cukup, namun sampai sekarang tidak dapat berfungsi, terutama pada bagian bangunan yang di gunakan sebagai ruang rawat inap terutama untuk pasien gawat darurat ternyata tidak memiliki sarana penerangan sama sekali. Anggota Komisi I DPRD Bulungan Ir Gurdi kepada Poskota Kaltim beberapa waktu lalu di ruang kerjanya membenarkan terjadinya krisis listrik di Pulau Bunyu sehingga akan berdampak buruk pada perekonomian masyarakat Bunyu dan menganggu pelayanan pemerintah kepada masyarakat termasuk pelayanan di Puskesmas Perawatan. “Kami dari DPRD sangat menyayangkan,jika Bunyu hingga saat ini masih mengalami krisis listrik padahal Kecamatan Bunyu merupakan terbesar dalam menyumbang devisa bagi Kabupaten Bulungan, jadi sudah seharusnya Bunyu mendapatkan porsi yang lebih dari Pemkab dalam hal pembangunan terutama dalam kebutuhan listrik,” ungkap Gurdi. Gurdi menjelaskan apabila pemerintah tak memberikan perhatian kepada masyarakat Bunyu terutama dalam proses pembangunan untuk kepentingan masyarakat, maka warga akan merasa apariori dengan pemerintah Kabupaten Bulungan, “kepercayaan warga kepada Pemkab Bulungan akan semakin menurun karena merasa dianaktirikan dalam hal menikmati hasil pembangunan yang sesungguhnya. Karena itu kita akan terus mendesak Pemkab Bulungan untuk segera mencari solusi terbaik supaya krisis listrik yang dirasakan oleh warga Bunyu bisa segera dapat teratasi dengan baik,”jelas Gurdi yang juga berasal dari Pulau Bunyu. Gurdi juga menjelaskan kondisi Tempat Pelabuhan-pendaratan Ikan (TPI) yang dibangun pemerintah untuk warga nelayan di Bunyu, ternyata belum bisa dimanfaatkan secara maksimal, terutama malam hari, sebab di sepanjang pelabuhan maupun di tempat-tempat kapal nelayan bersandar untuk membongkar hasil tangkapannya belum memiliki penerangan listrik yang memadai. “Selain itu sarana lampu penerangan jalan juga sangat di butuhkan terutama pada ruas-ruas jalan tertentu. Sebab sepanjang jalan tersebut gelap gulita, padahal aktifitas warga disana cukup ramai. Intinya tidak ada alasan sedikitpun bagi pemerintah untuk tidak memperhatikan kebutuhan warga di kecamatan Bunyu,” jelas Gurdi. Gurdi menegaskan bahwa DPRD Bulungan akan terus menagih janji Pemkab Bulungan yang rencananya akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Gas Batubara (PLTGB) di kecamatan Bunyu dan Pemkab segera mendatangkan mesin sewa, sehingga krisis kelistrikan yang dialami masyarakat Bunyu dapat segera teratasi.vic/adv
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...