Ketua DPRD Kunjungi Warga Korban Kebakaran Loa Kulu2011-11-09 03:39:54
Tenggarong, Musibah kebakaran yang melanda warga masyarakat di Kecamatan Loa Kulu baru baru ini, memunculkan keprihatinan mendalam bagi Ketua DPRD Kukar, H Awang Yacoub Luthman, yang pada Senin (7/11) lalu mendampingi Rita Widyasari Bupati Kukar menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran. “Saya merasa prihatin atas kejadian yang menimpa warga Loa Kulu. Syukur saja kebakaran kali ini tidak terlalu banyak dari kebakaran pasar yang sama tahun yang lalu, saya selaku ketua DPRD Kukar sangat berterima kasih pada Polres Kukar yang secara sigap cepat menerjunkan mobil Water Canon untuk membantu warga kita yang terkena musibah kemarin, kalau tidak wah apa jadinya, kerena saya lihat lokasi ini padat dengan pemukiman penduduk, kita minta bukan hanya polisi saja yang bisa membantu tapi mobil air minum (PDAM) bisa membantu," ujarnya. Lebih lanjut dikatakan, pihaknya minta pada kecamatan bisa memohon peminjman satu buah mobil PDAM untuk bisa stanbay di Pam cabang Loa Kulu. "Disamping bisa melayani masyarakat mobil ini juga bisa dengan cepat membantu jika warga kita terkena musibah seperti ini, jika masyarakat mengharap mobil PMK Kabupaten sangat jauh jarak tempuh menuju Loa Kulu ini,"katanya. Sementara itu salah satu korban kebakaran menyatakan,kebakaran terjadi saat warga tengah merayakan Lebaran Idul Adha. Empat bangunan dan Kantor Cabang Bank Mandiri, di Jalan H Mas Damsi RT 7 Kecamatan Loa Kulu, Kukar, hangus. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kebakaran terjadi usai salat zuhur sekitar pukul 12.15 Wita, api terlihat dari toko sepeda milik Sugeng. "Kami tak tahu pasti asal api itu dari mana, tau-tau asap mengepul hitam dan api terus berkobar sudah besar," ujarnya. Petugas pemadam kebakaran(PMK)belum datang, sementara warga kesulitan menyelamatkan barang berharga mereka saat peristiwa tersebut. Api berkobar satu jam, tak ada barang berharga warga saya yang bisa di selamatkan. "Mobil PMK lambat datang ke lokasi, syukur-syukur pihak Kapolres Kukar dengan sigap menerjunkan beberapa personil dan mobil Water Canon untuk membantu memadamkan api, padahal RT 7 ini merupakan rumah padat penduduk, untuk penampungan warga yang terkena musibah ditampung dirumah keluarga di dekat lokasi," papar Adriansyah.awi/adv
|