Jiwa Kewirausahaan Perlu Ditanamkan2011-11-09 03:43:42
SAMARINDA, Ketrampilan berwirausaha dinilai perlu ditanamkan ke Pondok Pesantren agar bisa mandiri dalam menopang keseharian termasuk pula menyiapkan SDM intelektual yang agamis dan memiliki kemandirian dengan menciptakan lapangan pekerjaan sendiri tanpa harus direpotkan mencari lapangan pekerjaan. “Saya siap mengalirkan ekonomi kerakyatan ke Pondok Pesantren melalui komunikasi ke Badan Koordinasi Pondok Pesantren (BKsPP) Samarinda," ungkap Wakil Walikota Samarinda H Nusyirwan Ismail pada Silaturahmi bersama 17 Ponpes se Samarinda dibawah naungan BKsPP Samarinda di majelis Taklim An Nur Jl Raudah, Selasa (8/11). Nusyirwan mengatakan pelajaran agama maupun ilmu dasar lainnya tetap diberikan kepada santri, tapi ditambah pembekalan ketrampilan bagi para santrinya. “Saya berharap pesantren ada visi ekonomi dan wirausaha sehingga bisa mandiri. Sebab pesantren tidak jauh dari kemandirian. Tapi untuk pembekalan ketrampilan jangan semuanya diberikan, misalnya perbengkelan ya perbengkelan saja, sedang pesantren lainnya lagi masalah IT, maupun tata boga,” imbuh Nusyirwan. Nusyirwan pada pertemuan 3 bulan ke depan yang rencananya dirinya kembali menghadiri, supaya disiapkan profil-profil pesantren di bawah naungan BKsPP Samarinda. “Dari sini nanti saya bisa lihat, dan kemudian nanti apa yang akan dikembangkan. Kalau yang sudah di pertanian, tinggal dikuatkan lagi dan ditambah ketrampilan lainnya. Dan tentunya akan disinkronkan lagi ketrampilan apa yang tepat diberikan. Saya siap mendatangkan instrktur wirausaha maupun instruktur yang bisa mengangkat etos kerja,” tandasnya. Bahkan Nusyirwan mengakui sewaktu menjadi kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kaltim pernah memberikan bantuan mesin jahit kepada salah satu Ponpes di Samarinda. “Ini upaya membekali pesantren supaya mandiri dan mencetak santri yang mandiri pula,” ungkapnya. Tak hanya masalah ekonomi kerakyatan, wawali juga meminta dukungan Ponpes agar menjadi agen-agen HBS (Hijau Bersih Sehat). “Tolong bantuannya menanamkan pola hidup HBS di Ponpes-ponpes, sehingga HBS bisa jalan dimana-mana. Apalagi HBS ini tidak terlepas dari nilai-nilai Islam. Kebersihan adalah sebagian dari Iman,” demikian Nusyirwan Ismail. john
|