Sekprov: PNS Harus Tahu Segala Peraturan 2011-11-11 16:19:28
SAMARINDA, Sekprov Kaltim H Irianto Lambrie menjelaskan, Pengawai Negeri Sipil (PNS) selaku abdi masyarakat dan abdi negara harus mengetahui segala peraturan dan perundang-undangan, sehingga dengan begitu pimpinan bisa mengerti dan menerapkannya dan tidak melanggarnya. “Oleh karena itu, para Pegawai Negeri Sipil (PNS) khususnya bagian keuangan harus tahan godaan . Sebab dalam mengelola uang sangat rentan, iri dan kedengkian bahkan, berpotensi menyeret pada permasalahan hukum karena uang telah menjadi rebutan setiap manusia,” kata Sekprov Irianto Lambriesaat membuka Sosialisasi Peraturan Gubernur tentang pengelolaan daerah bagi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkungan Pemprov Kaltim di Gedung A AulaKantor Pekerjaan Umum (PU) Kaltim, Kamis (10/11). Irianto Lambrie mengingatkan, agar semua PNS agar kembali memahami hakekat pilihan profesi. PNS akan selalu bersinggungan dengan godaanyang potensial terseret hukum. Oleh karena itu, PNS harus dapat memelihara profesi yangdipilih dengan baik tanpa mencederainya dengan perbuatan tidak terpuji. Sebagai pemimpin harus memberi contoh yang baik. Misalnya, apel pagi harus diikuti jangan memberikan intruksi kepada anak buahnya untuk ikut upacara, teryata diri sendiri tidak mentaati. “Kalau sebagai pimpinan bersikap “memble”, tentu tidak punya wibawa dan dilecehkan anak-buahnya,” singgung Irianto.Dia meminta, jangan mudah berkeluh kesah tetapi harus bangkit dengan berpikir maju dan bekerja sungguh-sungguh untuk melawan semua tantangan. Karena kita tidak bisa menyelesaikan masalah hanya dengan mencaci-maki orang atau mengeluh bahkan berdiam diri tanpa berbuat sesuatu. "Kalau kita mendapat kepercayaan dan dijalankan dengan benar serta kompak. Maka orang itu akan berpikir seratus kali akan mengerjai kita, sebab kompak itu juga disiplin," tegas Irianto Lambrie. Dijelaskannya, mengikuti sosialisasi ini kalau tidak punya hasrat yang kuat untuk memahami peraturan itu tentu sangat berat, akan tetapi punya niat yang kuat untuk belajar memahami pasti ilmu itu akan dapat dimengerti meskipun tidak hafal secara keseluruhan, sedangkan untuk maju harus memiliki tekad untuk berubah. “Saya minta para peserta mengikuti sosialisasi ini dengan baik, lebih terpenting lagi bisa memahami dan secara pelan-pelan bisa dimengerti untuk diterapkan pada profesi masing-masing, khususnya dalam peninggkatan SDM,”ujar Irianto Lambrie.mar/adv
|