ADD Sebagian Tersedot Perbaikan Tanggul Desa2011-11-30 06:53:15
Tanah Grogot, Topografi Desa Maruat yang tidak jauh beda dengan Desa-desa lain yang bersentuhan langsung dengan pesisir pantai, membuat desa yang terkenal dengan produk tani tambak udang itu tidak timbul masalah yang kerap mengganggu serta mengusik petani desa baik di sektor tani tambak juga holtikultura. Pasalnya, menurut penduduk desa Maruat dengan gelombang pasang yang kerap melanda hampir tiga perempat luas desa, bisa tersapu oleh gelombang pasang yang dari arah lautan lepas pantai. “Kami sangat mengharapkan agar Pemerintahan Kabupaten Paser bisa dalam waktu dekat merealisasikan pembangunan tanggul desa tersebut. Karena kami sudah berkali-kali meminta hal itu agar bisa terlaksana dengan cepat. Mengingat keterbatasan dana yang dimiliki desa untuk memperbaiki serta menambal beberapa bagian tanggul desa atas swakelola masyarakat, yang kerap tergerus oleh arus pasang,” terang Kepala Desa Maruat, Safaruddin diruangkerjanya. Menurut Safaruddin, dengan terrealisasinya pembangunan tanggul desa yang kerap menghanyutkan berbagai macam hasil tani warganya, disamping kerusakan tanaman tani yang bila terrendam dengan air laut yang bersumbar dari laut lepas, akan menimbulakan kerugian besar bagi petani. Terutama petani tambak, sangat besar dampak kerugian bagi warga desanya. “Sebanarnya kami sudah berulang kali mengusulkan kepada Bupati serta DPRD agar bisa secepat mungkin hal itu terselesaikan,” tegasnya. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Paser Ir.Bachtiar Efendi.MT diruang kerjanya saat ditanya mengenai usulan proyek pelaksaan pembangunan tanggul desa Maruat mengatakan bahwa hal itu pada tahun 2009 sudah menjadi agenda dalam program Dinas PU, namun menurutnya, walau pun sudah dibawa kedalam sidang anggaran Dewan melalui Babppeda, hingga tahun 2011 belum bisa terlaksana karena dana masih terbatas. Namun,menurutnya tahun anggaran 2012 dengan perencanaan sudah matang pendisainannya, dia optimis bisa menjadi salah satu prioritas. “Kami telah mengusulkan hal itu beberapa tahun lalu.tepatnya ,setelah diselesaikan desainnya, juga penentuan harga satuannya. Namun berhubung pengalokasian anggaran kebidang pengairan pada TA-2011 minim, ahirnya kita mendahulukan paket proyek-proyek yang harga satuannya jauh dibawah. Namun kami harapkan, tahun depan (2012) bisa terlaksana," tandas Bachtiar diruang kerjanya baru-baru ini.song
|