Pemkot Berharap Perusahan Asing Ikut Menata Hutan Kota2011-11-30 06:54:39
Balikpapan,Pemkot Balikpapan menilai bahwa kontribusi perusahaan asing di Balikpapan tidak signifikan dalam keterlibatan perawatan lahan terbuka hijau dan hutan kota, hal ini dikatakan Wakil Walikota (Wawali) Balikpapan Heru Bambang, disela-sela aksi menanam pohon didaerah gersang untuk mengurangi pemanasan global baru-baru ini. "Pemerintah terus berupaya agar masyarakat dunia benar-benar memperhatikan masalah pemanasan global (Global warning, red) dengan harapan masyarakat dunia berlomba-lomba membantu Balikpapan khususnya dalam hal penananamn kembali atau penghijauan mengatasi pemanasan global yang semakin memprihatinkan," tegas Heru Bambang. Heru menilai kontribusi perusahaan asing terhadap pelestarian hutan dan lahan hijau di Balikpapan tidak signifikan atau terlalu kecil karena selama ini beberapa lahan terbuka hijau kurang mendapat perhatian nanti kalau ada himbauan dari pemerintah baru bergerak melakukan kegiatan penghijauan, ini kan keliru dan jelas-jelas belum menjadi budaya menanam. Diharapkan, ke depan Balikpapan dapat meniru Malaysia yang lahan terbuka dapat dijadikan tempat wisata, kalau ini mbisa memicuh kesadaran masyarakat maka banyak lahan gersang yang tidak diolah menjadi kawasan rekreasi atau kawasan wisata dan tentunya bias menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat kota. Apalagi kalau lahan-lahan kosong itu dipelihara hewan-hewan liar termasuk berbagai burung pasti akan bias menggoda masyarakat lain utnuk menikmati kawasan itu dan yang paling diharapkan jika daerah-faerah gerasng sudah banyak ditumbuhi pepohonan maka akan banyak burung-burung yang dating dan hinggap dipohon-pohon itu. Salah satu tempat yang akan dijadikan lahan terbuka adalah sekitar depan SMA 5, kawasan tersebut dulunya banyak ditumbuhi pohon-pohon yang letaknya tidak beraturan kini sudah kami buka dan sudah dirapatkan dengan DKPP, untuk dijadikan kawasan rekreasi yang terjaga, ungkapnya. "Untuk mendukung wacana tersebut di tahun 2012, anggaran untuk melakukan perawatan hutan kota akan diperbanyak, namun yang saya katakan sebelumnya, jangan hanya berharap pada APBD, tapi juga bantuan dari pihak lain terutama perusahaan asing yang ada di Balikpapan harus benar-benar peduli terhadap program pemerintah terutama masalah penghijauan," ujarnya. Masih menurut mantan Kadispenda Balikpapan ini, data yang diperoleh dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Balikpapan, saat ini Balikpapan telah mempunyai 20 hutan kota dari jumlah tersebut, sebagian besar terdapat di Kelurahan Gunung Bahagia selain itu ada juga di Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara. Secara umum, ruang terbuka hijau di Kota Minyak terdiri dari hutan kota yang luasnya sekitar 79. 612 hektare, jumlah itu belum termasuk hutan kota Pertamina 120 hektare, Hutan Lindung Sungai Wain (HLSW) 9.728,8 hektare, Hutan Lindung Sungai Manggar 4.994 hektare, selain itu luasan lahan kritis mencapai 28.351 hektare. Salah satu hutan kota yang ada di Telaga Sari Kecamatan Balikpapan Selatan masih harus ditanami pepohonan dan jumlah pohon yang akan ditanam dilokasi itu mencapai 2.200 pohon, harapan kami perusahan asing yang ada disekitar kawasan itu turun berpartisipasi termasuk pemeriliharaan, kata Kepala BLH Balikpapan, Saufian.max
|