Persoalan di Tabalar Jangan DipeliharaRencana Pemekaran Kabupaten Berau
2011-11-30 06:59:59
TANJUNG REDEB,Anggota Komisi III DPRD Berau Rudi P Mangunsong SH menyayangkan persoalan di Kecamatan Tabalar, yang notabene ada diantara Kepala Kampung menolak adanya rencana pemekaran di Kabupaten Berau tersebut dipelihara. “Persoalan ini jangan dipelihara, seharusnya tim pengkaji melakukan pendekatan dan berikan hasil kajian kepada yang menolak rencana pemekaran ini,” ungkapnya. Menurut pengamatan dia, persoalan ini muncul karena lambannya melakukan pengkajian, sehingga masyarakat ada yang ragu terhadap rencana pemekaran di daerah pesisir ini. Di sisi lain Rudi juga optimis, adanya beberapa kepala Kampung yang ada di Kecamatan Tabalar menolak atas rencana pemekaran itu atas dasar asumsi, bukan dari hasil kajian. Padahal, lanjut politisi PDI P ini, progress Berau terhadap perencanaan pemekaran tersebut mulai pada tahun 2003 yang lalu, lebih dulu dari wacana Kaltara. “ Karena proses pengkajiannya terkesan lamban, jadinya ya begini, ada yang kurang siap menerima pemekaran ini,” katanya. Oleh sebab itu saran Rudi, jika proses rencana pemekaran di daerah pesisir selatan Berau ini ingin secepatnya selesai, warga juga membentuk tim melakukan pengawasan terhadap pengkajian di lapangan, dan membantu melakukan pendekatan terhadap pihak – pihak yang merasa ragu terhadap rencana pemekaran yang realisasinya sudah ditunggu – tunggu oleh masyarakat daerah pesisir tersebut . Namun yang tak kalah pentingnya, kepentingan politik harus dikesampingkan dulu, walau pun rencana pemekaran ini sedikit banyak ada unsure politik. Tetapi kepentingan masyarakat lah yang seyogianya harus didulukan. Pasalnya, rencana pemekaran ini hasil dari pemikiran masyarakat pesisir sendiri. “Menurut pengamatan kami, ada pihak – pihak tertentu yang menghalangi rencana pemekaran ini, dan mempengaruhi masyarakat. Agar rencana pemekaran ini tidak jadi,” ujarnya. roz
|