Dewan Industri Dikukuhkan2011-11-30 07:04:03
SAMARINDA, Pemkot Samarinda memberi apresiasi yang tinggi keberadaan Dewan Industri yang telah terbentuk di Kota Samarinda, karena Dewan Industri akan mengupayakan terlaksananya program pendidikan sistem ganda sekolah menengah kejuruan. “Dalam tugasnya Dewan Industri merupakan fasilitator siswa lulusan SMK untuk menuju dunia usaha baik untuk kepentingan program magang maupun penempatan kerja yang proporsional,”ungkap Wakil Walikota Samarinda H. Nusyirwan Ismail mewakili walikota dalam acara Pengukuhan Dewan Industri Kota Samarinda, Selasa (29/11). Nusyirwan menjelaskan, terbentuknya lembaga ini akan memberi kontribusi positif di dunia pendidikan, dalam hal membantu mengatasi pengangguran dan memberikan bekal yang cukup bagi siswa lulusan SMK dalam memasuki dunia usaha yang penuh daya saing.Dia berharap Dewan Industri bisa memberikan saran dan rekomendasi terhadap perumusan kebijakan Kota Samarinda dalam meningkatkan kompetensi dan daya saing lulusan dunia pendidikan khususnya kejuruan, karena kualitas SDM yang baik akan ikut menentukan masa depan Kota Samarinda kearah lebih dimasa yang akan datang.Tak hanya itu, lebih spesifik terhadap pembangunan saat ini, diharapkan peranan Dewan Industri dalam mendukung penataan PKL. “Kami berharap ada desain tempat PKL yang menimalis, kompak, bisa dilipat dan ada cirri khas Samarinda. tolong dibantu desainya,” jelasnya. Sementara itu, Ketua Dewan Industri Kota Samarinda H Herman Trigunarso mengatakan memang telah sesuai dengan fungsi dan program Dewan Industri Kota Samarinda yang ada saat ini. Dalam hal bursa kerja keberadaan lembaga ini memang difungsikan untuk membantu memfasilitasi kebutuhan industri dan pengembangan kompetensi dalam meningkatkan produktifitas SDM untuk mengurangi tingkat pengangguran. "Lembaga ini juga berfungsi untuk memfasilitasi pengujian kompetensi siswa, bekerjasama dengan industri terkait dalam melegalitaskan kompetensinya sesuai dengan standart kompetensi industri," ungkapnya. Bidang-bidang di Dewan Industri ini menurut Herman mencakup Bidang Teknologi dan Rekayasa, Bidang Bisnis Manajemen, Bidang Pariwisata dan Perhotelan, Bidang Kesehatan dan Farmasi, Bidang Agrobisnis dan Agrotek, Bidang Tehnologi Informasi dan Komunikasi, serta Bidang Pengembangan Kurikulum Sekolah.john.
|