PT LTH Paling Pertama Berikan CSR dan Fee2011-12-01 03:16:45
TANJUNG REDEB, Kepala Kampung Batu Batu Zulkifli mengaku, untuk perusahaan yang bergerak disektor tambang batu bara yang pertama kali dan satu – satunya memberikan Corporate Social Responsibility (CSR) dan memberikan fee hasil produksi di Kabupaten Berau hanya PT Lati Tanjung Harapan (LTH). Sementara perusahaan lain nya yang sama – sama bergerak disektor pertambangan batu bara hanya Community Development (Comdev), yang notabene kurang membantu kondisi perekonomian masyarakat yang ada di seputar lingkar tambang. ”Suka atau tidak suka harus diakui, bahwa untuk saat ini hanya PT Lati Tanjung Harapan yang mau memberikan hak masyarakat secara utuh, malalui CSR, fee dan program – program lain nya, yang juga berdampak positif terhadap kelangsungan hidup masyarakat lingkar tambang ,” ungkapnya. Dijelaskan Zulkifli, pemberian tersebut bukan isapan jempol, sebab beberapa waktu lalu sebelum dilakukan peletakan batu pertama pembangunan infrastruktur tambang dan pelabuhan nya di Kampung Batu Batu Kecamatan Gunung Tabur, jauh – jauh hari didepan notaris John Edwin Samosir, SH - No 2 Tahun 2008 lalu sebagai wujud keseriusan konstribusi perusahaan untuk masyarakat, khususnya yang berada di sekitar wilayah perusahaan. Diantara nya untuk warga Kampung Batu-Batu, Merancang Ulu, Merancang Ilir, Melati Jaya dan warga Pulau Bessing. ” Inilah komitmen PT Lati Tanjung Harapan memberikan rasa keadilan dan kesejahteraan masyarakat. Jadi bukan abal – abal komitmennya,” tegasnya. Sepengetahuan dia, sejauh ini belum ada perusahaan yang berani berkomitmen seperti PT LTH, sebelum beroperassi tapi berani berkomitmen dengan masyarakat dan berani membuat peraturan yang baku, yang bisa dipertangung jawabkan, dan sah dimata hukum. ”Ini bukan main – main, didepan notaris John Edwin Samosir, SH - No 2 Tahun 2008 lalu di Jakarta saksi nya Bupati Berau H Makmur HAPK langsung dan lima Kepala Kampung,” tegasnya lagi. Karena itu diri nya bertanya – tanya, mengapa beberapa perusahaan batu bara yang selama ini sudah beroperasi di Berau tidak bisa melakukan hal yang sama seperti PT LTH. Padahal, lanjut Zukifli, mereka sudah menikmati hasil kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Kabupaten Berau, bahkan sudah ada yang beroperasi puluhan tahun, tetapi belum bisa melakukan apa yang diperbuat PT LTH terhadap masyarakat Berau. Oleh sebab itu, sebelum PT LTH ini beroprasi di wilayah Kampung Batu Batu, melakukan tahapan – tahapan msyarakat sangat merespon atas kehadiran nya di Kampung Batu Batu, termasuk empat kampung lainnya. Pasal nya Zulkifli optimis, kehadiran PT LTH ini mampu mensejahterakan warga nya yang berjumlah 117 KK ini. Karena itu dia beraaharap, semua perusahaan – perusahaan yang beroperasi di Berau, baik yang bergerak di sektor pertambangan, perkebunan dan sektor lain nya bisa memenuhi hak – hak masyarakat. Mengingat hal itu sama hal nya membantu program pemerintah, yakni mensejahterakan masyarakat dan memerangi kebodohan di Indonesia. ” Jadi tidak berlebihan jika saya mengatakan apa adanya, karena apa yang saya katakan ini berdasarkan fakta,” tuturnya. roz
|