Menko Kesra Instruksikan Pencarian Korban Jalan Terus2011-12-05 18:45:46
SAMARINDA, Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agum Laksono Minggu siang (4/12) kembali mengunjungi Jembatan Mahakam II Kutai Kartanegara yang ambruk, Kehadiran Agum Laksono untuk mengetahui progress terakhir proses pencarian korban jembatan ambruk yang kemudian akan dilaporkan ke Presiden SBY. Tiba di Kutai Kartanegara Menko Kesra langsung melakukan pertemuan tertutup dengan pejabat Pemprov Kaltim, Pemkab Kutai Kartanegara dan Tim Basarnas , usai pertemuan Menko langsung menuju TKP dan melihat kondisi serta proses evakuasi yang dilakukan Tim dari Basarnas. Menteri juga mendapatkan informasi seputar kondisi bawa air dimana rangka jembatan masih melintang dan membahayakan alur sungai Mahakam jika dilalui angkutan sungai. Dalam keterangannya usai melakukan peninjauaan langsung menko Kesra menjamin bahwa pencaharian korban Jembatan Mahakam II Kutai Kartanegara tidak akan dihentikan, namun ia menekankan agar tim SAR lebih mempercepat proses pencaharian agar para korban dapat segera ditemukan, dan kegiatan perekonomiaan di daerah ini dapat segera pulih. Untuk memperbaiki sitem perekonomiaan yang sempat terganggu menko mengatakan bahwa pemerintah kutai kartanegara telah mendatangkan dua unit kapal ferry yang akan digunakan untuk melayani masyarakat. “Proses pencaharian akan lebih dipercepat dan kapal ferry yang sudah ada di Kukar segera dioperasikan,” kata Agung Laksono. Sementara itu pencaharian pada hari ke 9 tim sar masih akan melakukan penyelaman disekitar lokasi runtuhan, arus sungai mahakam yang cukup deras dan tingkat kekeruhan sungai mahakam masih menjadi penyebab gagalnya evakuasi yang dilakukan tim sar dari Basarnas . Saat ini proses evakuasi masih berjalan , tim sar dari basarnas masih terus berupaya mengangkat kendaraan yang ada didasar sungai . Direktur operasi dan latihan sar nasional marsekal pertama sunarbowo sandi mengatakan bahwa tim sar juga sedang mengupayakan cara baru yakni dengan metode penjaringan diseputar lokasi. Tim sar akan menggunakan tali sepanjang 200 meter yang ditengah talinya dipasangi pemberat , tali ini rencananya akan ditarik dua buah kapal dan diharapkan pemberat yang ada didasar sungai bisa tersangkut ke badan kendaraan sehingga tim penyelam bisa langsung melakukan penyelaman ke objek yang dicari. “kita akan upayakan pencarian dengan cara menjaring agar benda yang diduga kendaraan dapat segera diketahui, setelah ditemukan tim penyelam akan turun dan kemudian dengan bantuan krane kendaraan akan diangkat ke darat,” kata Sunarbowo. Sementara itu hingga hari ke9 tim sar telah berhasil menemukan 21 korban tewas runtuhnya jembatan mahakam ii Kutai kartanegara, korban terakhir yang ditemukan adalah abdul cholik (66) warga bigung baru rt 4 kabupaten Kutai Barat. Korban hilang yang dilaporkan warga di posko pengaduan orang hilang saat ini tercatat 16 orang yang belum ditemukan. M4n
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...