Lokasi Bencana Jadi Tempat Hiburan

2011-12-05  18:46:23

SAMARINDA,sepekan pasca runtuhnya Jembatan Mahakam II Tenggarong,  masyarakat masih tetap mengunjungi tempat kejadiaan. Tidak hanya masyarakat Tenggarong , tetapi juga pengunjung yang berasal dari luar tenggarong , mereka datang hanya untuk melihat sisa-sisa Jembatan Mahakam II.
Suasana sekitar tempat kejadiaan runtuhnya jembatan mahakam Minggu (4/12) masih menjadi daya tarik para pengunjung yang ingin menyaksikan langsung proses pencarian dan evakuasi disungai Mahakam.
Tidak hanya orang tua anak-anak pun terlihat menikmati suasana liburan akhir pekan didekat posko pencarian korban jembatan mahakam yang runtuh, mereka duduk-duduk disepanjang bantaran sungai untuk menyaksikan kapal-kapal besar maupun speed boad yang berlalu lalang didepan mereka .
Tidak hanya sekedar menyaksikan proses pencarian di sekitar jembatan mahakam II  para pengunjung tempat ini juga bisa memberikan sarana rekreasi bagi anak-anak mereka, beberapa bocah terlihat bermain diatas pohon , berlari-lari bahkan ada yang bermain odong-odong.
Odong-odong menjadi satu-satunya saranan permainan bagi orang tua yang ingin menyenangkan anak-anaknya disamping keinginan mereka untuk menyaksikan proses evakuasi hingga selesai.
Liburan dadakan ini jelas menguntungkan para pedagang yang secara spontan juga hadir ditempat ini, salah satunya Ahmad Budiarto penyedia jasa odong-odong ini mengaku mampu meraup keuntungan hingga mencapai Rp400 ribu rupiah.
“Minggu lalu saya dapat Rp400 ribu, saya kerja dari pagi hingga malam, jika libur biasa hanya dapat sekitar Rp150 ribu- Rp200 ribu,” kata Ahmad.
Sementara itu Ahmad Zaini warga Loa Kulu Kutai Kartanegara mengaku kehadirannya di lokasi jembatan runtuh adalah untuk memastikan kebenaran jembatan yang menjadi salah satu objek wisata unggulan, pegawai swasta ini mengaku bahwa awalnya ia tidak percaya bahwa jembatan semegah itu ternyata bisa ambruk dengan cepat.
Runtuhnya Jembatan Mahakam II Kutai Kartanegara ternyata membuat minat masyarakat untuk mendatangi pulau wisata kumala menurun drastic, hal ini terlihat dari meruginya para motoris perahu penyeberangan ke pulau kumala.
Salah satunya Taufik, ia mengaku sejak runtuh jembatan ia hampir tidak pernah melayani pengunjung pulau kumala yang akan menyeberang, yang dilakukannya hanya membersihkan perahunnya agar tidak kotor karena terkena debu .
Jumlah pengunjung turun drastis karena seluruh pengunjung pulau wisata ini umumnya warga luar kota Tenggarong.
Jembatan Mahakam II merupakan satu-satunya jalan penghubung yang menjadi andalan utama percepatan pembangunan di kutai kartanegara,  sehingga sangat wajar jika masyarakat kutai kartanegara mengharapkan dibangun kembali jembatan yang menghubungkan kota tenggarong dan tenggarong seberang yang menjadi akses menuju kota Samarinda. M4n

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1233 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...