Walikota Sedih Usai Cemara Rindang Melawai Menunggu 2011-12-06 20:46:02
Balikpapan, Walikota Balikpapan Rizal Effendy, mengaku sangat sedih dan kecewa berat karena eksekusi Pusat Pertokoan Cemara Rindang sudah dieksekusi kendati sebelumnya pemerintah kota (Pemkot) Balikpapan sudah berupaya untuk meminta penundaan karena sedang mencari jalan keluar termasuk pembayaran lahan yang kalah berperkara dengan pemilik sah. ‘’Saya mau katakan disini kalau Pemkot Balikpapan saat ini tengah dalam kesulitan, karena setelah Cemara Rindang berhasil dieksekusi, kini tengah menunggu kasus yang sama yakni lahan didepan PT PLN yang dikenal dengan Taman Bekapai, dua kasus ini kami dari pemerintah kota Balikpapan kalah berperkara sehingga lahan yang selama ini dipertahankan akhirnya harus diserahkan kepada pihak yang menang, maaf walaupun saya hadir di perayaan Natal Wakor Maesa namun sesungguhnya kondisi saya ini masih belum fir betul,’’ kata Rizal dengan suara agak berat dan tertahan. Sebenarnya pemkot Balikpapan sudah berupaya untuk mempertahankan Pertokoan Cemara Rindang, namun pihak yang memenangkan perkara ini tidak mau menerima tawaran ganti rugi yang kami siapkan karena alasannya tidak sesuai dengan tariff atau harga lahan dipusat kota apalagi hanya sesuai dengan Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP). "Jujur, Pemkot Balikpapan tidak bisa membayar lahan milik masyarakat jika harganya diluar atau diatas NJOP, kalau ini terjadi maka pasti kami akan berurusan dengan KPK dan ini yang tentunya tidak kita inginkan, mudah-mudahan masalah lain bias dituntaskan dengan baik tanpa harus terjadi pergesekan dengan pihak lain," katanya. Rizal Effendi, menyampaikan keluh kesahnya kepada masyarakat khususnya bagi mereka yang hadir pada malam Natal Wakor Maesa di Hotel Le Grandeur Balikpapan beberapa waktu lalu, kendati sempat mengalami ketegangan otak karena masalah Cemara Rindang namun walikota Balikpapan ini mengaku pasrah dan menyerahkan permasalahan itu ketangan Tuhan Yang Maha Esa.max
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...