KKSS Samarinda Peringati Pembantaian WerstelingGelas Aksi Donor Darah Hingga Ziarah ke Makam Pahlawan
2011-12-12 18:35:26
SAMARINDA, Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kalimantan Timur, Minggu (11/12) melakukan aksi donor darah yang diikuti sebanyak 100 anggota. Tak hanya itu, KKSS juga menggelar hajatan yakni berziarah ke Taman Makam Pahlawan Jalan Kesuma Bangsa, Samarinda. Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati pembantaian Wersteling yang jatuh pada 11 Desember yang menewaskan 40 ribu orang. Dalam keterangannya, Ketua KKSS Samarinda, H Ridwan Tassa mengatakan aksi donor darah ini bentuk peduli warga KKSS sebagai kontribusi proses pembangunan dan akan dilakukan rutin. "Persiapan aksi donor darah ini tidak terlalu lama, tetapi antusias warga KKSS sangat ingin menyumbang darahnya. Aksi donor darah dan ziarah Makam Pahlawan ini untuk memperingati pembantaian Westerling dimana merupakan peristiwa heroik masyarakat Sulawesi Selatan. Semangat dari melawan penjajah itulah yang hendak kami ambil," ujarnya. Sementara itu, Ketua KKSS Kaltim Alimuddin, menjelaskan peringatan pembantaian Wersteling yang menewaskan 40 ribu jiwa ini serentak dilakukan warga Sulawesi Selatan di seluruh Indonesia. Peringatan itu sebagai bentuk penghormatan terhadap para pahlawan yang gugur dalam berjuang kemerdekaan. "Peringatan pembantaian Westerling jatuh pada tanggal 11 Desember ini, kami berziarah ke Taman Makam Pahlawan. Acara peringatan ini kami rangkai juga melakukan aksi donor darah. Warga KKSS baru pertama kali melakukan donor darah untuk membantu Palang Merah Indonesia (PMI)," kata Alimuddin. Hadir dalam acara itu diantaranya Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) KKSS Kaltim Alimuddin, Ketua BPC KKSS Samarinda Ridwan Tassa dan Prof Dr H Masjaya menjabat Pembantu Rektor II Unmul. Alimuddin menambahkan donor darah sendiri dilaksanakan di Seketariat KKSS Kaltim Jl DI Panjaitan. Aksi donor darah, lanjutnya, akan menjadi program rutin selama tiga bulan sekali sebagai bentuk kegiatan kepedulian sosial membantu masyarakat yang membutuhkan darah. Aksi donor darah oleh KKSS ini juga ditujukan untuk membantu korban luka peristiwa runtuhnya jembatan Kutai Kartanegara yang terjadi 26 September 2011 lalu. KKSS adalah Organisasi sosial kemasyarakatan yang bersifat kekeluargaan yang tidak berafiliasi dengan organisasi sosial politik maupun organisasi kemasyarakatan lainnya. KKSS sendiri didirikan pada 12 Nopember 1976 di Jakarta. Organisasi ini merupakan organisasi sosial dan kultural yang bersifat kekeluargaan dengan azas Pancasila dan UUD 1945. Tujuan berdirinya KKSS ini diantaranya menciptakan hubungan kekeluargaan, persaudaraan, kebersamaan dan harmonisasi serta mempererat kerjasama di antara anggota-anggotanya dan masyarakat dimana dia berada. Memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budaya daerah Sulawesi Selatan dan nilai-nilai budaya dimana warga KKSS berdomisili (akulturasi) yang merupakan bagian dari budaya Nasional. Tak hanya itu, KKSS juga bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menanamkan motivasi akan makna keberadaan dan pengabdian anggota KKSS di mana saja, sebagai insan pembangunan dalam rangka mencapai tujuan nasional dan menggalang potensi untuk memberi kontribusi pada pembangunan daerah Sulawesi Selatan khususnya dan Pembangunan Nasional pada Umumnya. aon
|