Harus Segera Direspon2011-12-13 21:24:56
TANJUNG REDEB,Keluhan warga Teluk Bayur terhadap tiga jalan alternatif yang disiapkan pasca ambruknya turap dan badan Jalan Marsma Iswahyudi, Rinding, Teluk Bayur. Yakni jalan lingkar Teluk Bayur sampai Kilometer 5 (Ring Road), Jalan Cut Nyak Dien, dan jalan akses depan lapangan golf tembus Bandara Kalimarau, menurut anggota Komisi III DPRD berau H LIliansyah SH harus segera di respon oleh Pemkab Berau, memalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU). Mengingat ke tiga jalan tersebut sebagai jalan alternative warga untuk melakukan aktifitas sehari – hari Teluk Bayur – Tanjung Redeb. Mulai dari urusan sekolah, pekerjaan hingga pedagang yang beraktifitas di pasar Sanggam Adji Dilayas Kilometer 5. Sehingga tidak berlebihan jika warga mengaku khwatir melewati seluruh jalan alternatif itu, karena selain ketiga jalan itu rusak parah, jarak tempuh dari Teluk Bayur ke Tanjung Redeb pun terlalu jauh. Sehingga warga mengancam akan melakukan demo, jika kondisi jalan tak kunjung ada perbaikan. Mengingat tiga jalur alternative tersebut sudah membuat warga kesulitan ketika melintas di jalan tersebut. “Kalau menuut saya, segera lakukan perbaikan, sebelum situasi di Berau ada ketidak nyamanan,” ujarnya. Ditambahkannya, apa lagi pa saat musim hujan tiba. Jalan yang menyemempit tersebut semakin licin dan berlumpur. Kondisi seeperti itu tentu semakin membuat pengguna semakin resah, karena diselimuti rasa takut tergelincir. “Kondisi seperti ini bisa mangkibatkan kecelakaan. Apa lagi yang mengamudi belum lihai membawa kendaraan,” imbuhnya. Begitu juga Jalan Ring Road yang merupakan jalan alternatif kedua, juga kondisinya lebih parah. Terdapat sejumlah titik jalan dengan lubang yang sangat besar dan dalam, sehingga membuat seluruh kendaraan, khususnya mobil roda empat kandas dan ambles saat melintas di jalan itu. “Ini saya lihat sendiri, dan saya juga mengalami amblas di jalan itu,” kata pilitisi Partai Bulan Bintang (PBB) ini. sementara itu jalan alternatif ketiga, mulai dari depan lapangan golf tembus Bandara Kalimarau yang kini sedang dalam tahap pengerjaan, selain licin dan berlumpur, aktivitas kendaraan berat kontraktor jalan juga mempengaruhi maskin terjadinya penyempitan jalan. Oleh sebab itu LIlianansyah berharap turap Rinding segera dilanjutkan perbaikannya, karena masyarakat tidak mungkin teus diarahkan ke jalan altenatif tersebut terus menerus. roz
|