DKP Harus Punya Jurus Jitu Atasi Sampah

2011-12-15  23:24:59

SAMARINDA, Anggota DPRD Kota Samarinda, M Fachmi, mengemukakan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda, harus memiliki jurus jitu jika ingin mengatasi dan menyelesaikan konflik sampah  yang kian menumpuk di wilayah kota Samarinda.
"Pemkot melalui dinas terkait harus punya langkah-langkah yang mencangkup penanganan jangka pendek dan jangka panjang penyelesaian sampah itu diharapkan dapat segera terlaksana. Kalau tidak ini akan menjadi semacam bom waktu yang mengancam keindahan warga Samarinda," ujar Fachmi, kemarin.
Politisi Partai Demokrat ini menjelaskan
untuk penanganan jangka pendek Dinas Kebersihan Pertamanan (DKP)mampu bekerja sama dengan sejumlah warga yang memiliki lahan dan bersedia dijadikan tempat pembuangan sampah sementara dengan sistem pemberian kompensasi.
Tempat ini, lanjutnya, dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah sementara sebelum diangkut ke tempat pembuangan sampah (TPS).
"Tentu ini akan membutuhkan anggaran. Selain itu juga harus mampu melakukan pendekatan kepada warga," katanya.
Dia mengatakan, untuk jangka panjang, Pemkot menjadikan beberapa TPS yang ada sebagai tempat pembuangan sampah terpadu dengan menggandeng investor yang mampu mengelola sampah menjadi hal yang bermanfaat.
"Nantinya sampah diolah dengan teknologi modern dan menghasilkan tenaga listrik uap atau barang yang bernilai ekonomis," katanya.
Fachmi menilai, kerja sama dengan investor ini pastinya Pemkot tidak  keluar biaya. Untuk kerja sama dengan investor ini Pemkot harus membentuk tim kecil.
"Tim ini yang akan bertugas melakukan pengawasan, evaluasi dan menyelesaikan birokrasinya," jelasnya.
Fachmi menambahkan, menyikapi kerja sama dengan investor maupun tempat pembuangan sampah sementara pemkot diharapkan mampu mengkalkulasi cara yang mana yang paling efektif dan murah dalam kerjasama pengolahan sampah tersebut.
"Termasuk resiko lainnya," ujarnya.
Sementara ini masih terlihat, tumpukan sampah di sejumlah titik seperti di sekitar pasar maupu depan rumah-rumah warga. Tumpukan sampah yang tidak terangkut itu menimbulkan bau busuk, berserakan dibadan jalan dan bahkan ada yang hampir menutupi badan jalan.
"Masih banyaknya sampah menumpuk karena armada pengangkut sampah milik DKP sangat minim," katanya.
Sampah secara filosofis sebenarnya harus dianggap sesuatu benda yang berharga dan bermanfaat. Sampah bila dikelola dengan baik bisa menjadi bahan baku pembuatan pupuk, biogas dan lain-lain. Dalam kehidupan sehari-hari, manusia berusaha mengubah lingkungannya demi kelangsungan hidupnya. Keberhasilan memanfaatkan apa yang terdapat dalam lingkungannya untuk kelangsungan hidup manusia sekarang dan selanjutnya ditentukan oleh pemahaman, penghayatan serta pandangan hidup manusia akan adanya saling berhubungan dan saling mempengaruhi antara manusia itu sendiri dengan lingkungannya. aon

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1233 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...