Dispernak Sudah Antisipasi Flu Burung2011-12-15 23:45:03
TANJUNG REDEB, Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Berau Ir Gazali MM mengungkapkan, sejauh ini pihak sudah melakukan antisipasi terjadinya flu burung (Avian Influenza) di Kabupaten Berau, baik melalui sosialisasi langsung kepada peternak unggas, maupun ke masyarakat, termasuk melakukan pengawasan terhadap unggas dari luar daerah yang masuk ke Berau. Untuk itu dia mengimbau kepada masyarakat, agar turut berperan aktif menghindari adanya penyakit flu burung di Kabupaten Berau, melalui meperhatikan lingkungan, dan pemeliharaan budidaya unggas dengan cara yang baik dan benar. Khusus nya yang memelihara unggas di lingkungan pemukiman padat penduduk. Pasalnya, memelihara unggas di pemukiman padat penduduk seperti itu resikonya cukup tinggi, terhadap penularan flu burung. Sehingga dibutuhkan kewaspadaan yang ektra, agar di lingkungan sekitar tidak terjadi penyakit flu burung. “Kesadaran yang harus diutamakan, untuk menjaga lingkungan masing – masing, khususnya pemelihara unggas,” katanya. Oleh sebab itu, lanjut Gazali, melakukan budidaya unggas ini harus memperhatikan kesehatan unggas yang dipelihara, dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Mengingat kesehatan unggas dan kebersihan lingkungan ini sangat erat kaitannya dengan mewabah nya penyakit flu burung. Sehubungan dengan itu Gazali juga mengimbau kepada masyarakat, jika ada unggas yang mati mendadak, dan kondisi nya meragukan, apa lagi berjumlah banyak, diminta masyarakat atau pengelola budidaya unggas ini segera melaporkan ke Dinas Peternakan, agar segera ditindak lanjuti. “Melapor kan itu tindakan pertama, karena ini menyangkut keselamatan nyawa orang banyak,” tuturnya. Dia juga mengakui, mewabahnya pengakit flu burung ini mengundang perhatian khusus di seluruh penjuru dunia. Mengingat penyakit ini bisa menghilangkan nyawa penderita dalam hitungan hari. “Makanya kalau ada saudara atau tetangga sakit demam tak kujung reda, batuk, pusing, nyeri perut dan muntah, tak kunjung sembuh segera laporkan ke petugas kesehatan setempat. Karena tanda – tanda itu mengisaratkan terkena penyakit flu burung,” ujarnya Dia juga mengimbau kepada budidaya unggas, jika ada rencana mengembangkan ternak unggas, harus mencari lokasi yang jauh dari pemukiman padat penduduk, agar warga setempat tidak mudah terkontaminasi terjangkit penyakit flu burung. roz
|