Jelang Natal Tim Gelar Sidak Parcel2011-12-20 07:59:35
SAMARINDA, Tim gabungan Pemkot Samarinda dari unsur Balai POM, Majelis Ulama Indonesia, Lembaga Perlindungan Konsumen, DKK, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kaltim dan Kota Samarinda, serta Bagian Perekonomian dan beberapa pihak terkait lainnya kembali melakukan sidak terhadap barang beredar, khususnya parcel yang banyak dijual menjelang perayaan Natal tahun 2011 ini. “Sidak ini dilaksanakan dalam rangka melindungi masyarakat dari kemungkinan beredarnya barang pangan baik dalam bentuk satuan maupun kemasan parcel dalam kondisi kadaluarsa atau tidak layak jual, khususnya menjelang perayaan hari besar seperti Natal yang sebentar lagi akan datang,” terang Kabag Perekonomian Sekkot Samarinda M Yamin, selaku koordinator sidak. Menurutnya tempat yang disasar sejumlah pusat perbelanjaan produk makanan, seperti Arjuna 1, Arjuna Jaya 68, Hypermart, Era 5000 dan Foodmart Matahari di Kawasan Mall Lembuswana, hingga Toko Buku Bagus yang belakangan ini juga pula menjual parcel. Hasil dari pantauan tim sidak ini memang masih ditemukan sejumlah barang dalam kemasan kaleng seperti susu kental manis dalam kondisi pesok yang hampir ada ditemukan pada setiap toko, swalayan maupun supermarket. Kemudian ada pula jenis kue kering olahan rumah tangga yang tidak mencantumkan komposisi, serta barang makanan dalam kemasan parcel yang hampir mendekati masa kadaluarsa. Atas kondisi ini tim melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Samarinda menyebut akan kembali membuat teguran baik secara langsung mapun tertulis. ”Temuan dalam sidak ini sifatnya bukan suatu pelanggaran berat, menjual barang yang dilarang atau telah kadaluarsa melainkan hanya berupa kesalahan dalam proses pengangkutan yang mengakibatkan terjadinya kerusakan kecil pada barang yang ada, sehingga teguran yang akan dibuat cukup berupa surat peringatan, namun secara kontinyu kita tetap akan melakukan pengawasan,” tegas Kabid Iklim Usaha Disperindag Kota Samarinda, Rita Dinar disela kegiatan sidak. Namun terlepas dari upaya pengawasan yang telah dilakukan oleh pemerintah, Yamin tetap mengingatkan perlunya kehati-hatian masyarakat dalam memilih barang yang akan dibeli. “Setelah pemerintah mengawasi hasil,a masyarakat tetap dituntut harus cerdas dan teliti ketika akan membeli,” tegas Yamin. john
|