Kompetensi Perawat Sebagai Modal Kesehatan Masyarakat

2011-12-20  08:03:34

SAMARINDA, Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak melalui Stap Ahli Gubernur Prof Dr H Dwi Nugroho berharap dengan dilantik Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Samarinda dapat mendukung peningkatkan kompetensi perawat di Kaltim, khususnya di Samarinda. Sebab, kompetensi tersebut menjadi modal untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat di daerah, khususnya di Samarinda.
“Dilantiknya pengurus baru ini, menjadi harapan besar Kaltim di dunia keperawatan yang lebih baik dan professional. Sebab, perawat menjadi ujung tombak pelayan kesehatan masyarakat, harapannya perawat harus fokus memberikan pelayanan yang terbaik terhadap masyarakat,” ujar Dwi Nugroho usai pelantikan PPNI Samarinda, Minggu (18/12).
Sebagai lembaga, lanjut dia, tentu PPNI harus memiliki akreditasi yang baik, agar mutu pelayanan kepada masyarakat benar-benar sesuai dengan program pemerintah. Karenanya, diharapkan ada singkronisasi antara lembaga keperawatan dan masyarakat.
“Jadi, apabila masyarakat mengatakan baik, tentu diharapkan pelayanan tersebut benar-benar baik. Karenanya, ke depan diperlukan kompetensi perawat dalam menunjang kualitas jasa pelayanan tersebut,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua PPNI Samarinda terpilih Firdiansyah AMd Kep SKm mengatakan, untuk mewujudkan pelayanan kesehatan masyarakat yang sesuai dengan harapan Pemerintah Daerah ke depan, maka perlu adanya pembenahan program kepengurusan organisasi yang lebih kuat.
“Karena itu, saya berharap seluruh komponen yang berada di kepengurusan PPNI Samarinda dapat bersatu untuk menjalankan program bersama-sama. Kemudian, ke depan diharapkan juga dibentuknya komite-komite PPNI di masing-masing Rumah Sakit di Samarinda,” jelas Firdiansyah.
Untuk meningkatkan mutu pelayanan pelayanan kesehatan di Kaltim, khususnya di Samarinda, PPNI berharap data base seluruh perawat di Samarinda dapat teregistrasi menyeluruh. Sehingga, dengan data base tersebut dapat diketahui bagaimana peningkatan program kesehatan yang dilakukan masing-masing perawat di daerah.
“Kami harapkan program yang direncanakan dapat berjalan sesuai dengan harapan Pemerintah Daerah, yakni untuk memberikan pelayanan kesehatan yang baik dan tepat sasaran di masyarakat,” jelasnya.
Ke depan, lanjut Firdiansyah, untuk meningkatkan mutu pelayanan perawat diharapkan PPNI dapat membimbing dan membina perawat di Samarinda. Misalnya, dengan melaksanakan Bimbingan Teknik (Bimtek) dan seminar-seminar kesehatan, sehingga pengetahuan tentang kesehatan masyarakat di Samarinda benar-benar terarah dan tetap sasaran.
“Yang jelas kami akan terus berupaya bagaimana meningkatkan kualitas mutu perawat di Samarinda, sehingga apa yang diharapkan Pemerintah Daerah untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat benar-benar dilakukan dengan baik oleh perawat-perawat di daerah, khususnya di Samarinda,” katanya.
Sementara itu, mengenai jumlah anggota pengurus PPNI Samarinda periode 2011-2016 yang dilantik berjumlah 30 orang, sedangkan jumlah perawat yang berada di Samarinda sebanyak 1.900 orang dan se-Kaltim berjumlah 6.000 perawat yang teregistrasi. mar

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1233 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...