KPUD Kukar Gelar Sosialisasi Pemilukada2011-12-20 08:07:27
TENGGARONG, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kutai Kartanegara, Senin (19/12) pagi menggelar sosialsiasi terkait dengan pelaksanaan Pemilu dan Pemilukada Kutai Kartanegara. Sosialisasi tersebut dilakukan sebagai upaya nyata untuk mendorong partisipasi masyarakat Kukar dalam proses untuk mendukung suksesnya pelaksanaan Pemilu di daerah, hal tersebut sesuai dengan tema yang diusung yakni “Meningkatkan Peran Serta Masyarakat dalam Pemilu dan Pemilukada di Kabupaten Kutai Kartanegara”. Sosialisasi dibuka Wakil Bupati HM Gufron Yusuf, hadir Ketua dan anggota KPUD Kukar, Angota DPRD Kaltim Sarkowi V Zahri, serta ratusan peserta sosialisasi yang terdari dari pengurus partai politik, LSM, mahasiswa dan organisasi kemasyarakatan, serta 3 nara sumber yang khusus dihadirkan untuk mengisi materi dalam sosialisasi tersebut diantaranya adalah Ketua KPU Provinsi Kaltim, H Andi Sunandar, akademisi dari Universitas Hasanudin Makasar Darwis. HM gugron Yusuf dalam kesempatan itu menyatakan, kalau Pemkab Kukar menyambut positif dilaksanakan kegiatan sosialisasi, agar masyarakat bisa memahami dan mengetahu betapa pentingnya peran serta dalam mendukung proses pelaksanaan pemilu dan pemilukada. “Peran serta masyarakat sangat pentings ekali untuk suksesnya suatu pelaksanaan pemilu, dengan dilakukan sosialisasi sejak dini seperti ini diharapkan masyarakat nantinya akan bisa mengetahui serta tentunya akan mengurangi angka golput dalam proses pelaksaan pemilu,” kata Gufron. Sementara dalam pemaparan materi yang disampaikan nara sumber dari akademisi Unhas Makasar HM Darwis, menyebutkan, pelaksanaan pemilu damai dan tertib menjadikan suatu harapan semua pihak, namun tak jarang dalam prosesnya terjadi kekisruhan yang menyebabkan pemilu itu tidak bersih dan damai. Dana biasa hal yang menyulut konflik pada pemilu itu sendiri, menyangkut masalah adanya kondisi struktural yang menginventarisasi penyelenggaran, hilangnya kekuatan pengikat masyarakat yang dijalankan oleh kekuasaan elit secara adil, hilangnya katup pengaman konflik yang bekerja secara meluas and institusional bagi masyarakat. awi
|