UMP Kaltim Tahun 2012 Naik

2011-12-20  08:19:46

SAMARINDA, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kaltim H Ichwansyah menjelaskan, berdasarkan hasil keputusan yang diambil dalam pembahasan kesepakan semua pihak dalam penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) Kaltim  tahun 2012 ditetapkan sebesar Rp1.177.000. Jumlah tersebut naik  sebesar Rp93 ribu, bila dibandingkan UMP tahun 2011, yang hanya sebesar Rp1.084.000.
"Alhamdulillah, walaupun pembahasannya dilakukan sangat alot, bahkan pembahasannnya sendiri dilakukan sampai enam kali oleh tim pengupahan, yang unsurnya terdiri dari pengusaha, serikat buruh dan serikat pekerja dari pemerintah dan ditambah fakar dari dinas tenaga kerja provinsi yang berasal dari akademisi Unmul,   akhirnya pada awal bulan Nopember lalu, UMP Kaltim disepakati sebesar Rp1.177,000,- dan hasil penepatan UMP tersebut diusulkan  kembalike Gubernur Kaltim, dan akhirnya di setujui dengan dikeluarkannya Surat Keputusan Gubernur Kaltim No 561/K.723/2011 tentang pengesahan Upah Minimum Provinsi (UMP) Kaltim tahun 2012,"papar Ichwansyah kepada media ini Senin (19/12) diruang kerjanya.
Ichwansyah mengakui,  sebelum diambil keputusan bersama dalam penetapan UMP Kaltim sebesar Rp1.177.000 tersebut, pihak dari buruh dan pekerja  menginginkan agar UMP Kaltim  nilainya lebih besar, sementara dari pihak perusahaan maupun pengusaha juga menginginkan nilainya yang terendah, akhirnya diambil jalan tengah, yang mana nilai yang akan ditetapkan tersebut tidak ada yang dirugikan dan yang diuntungkan baik untuk buruh dan pekerja maupun untuk perusahaan, 
"Oleh karena itu, dengan ditetapkannya UMP Kaltim sebesar Rp1.177.000,- tersebut,  tentu diharapkan masing-masing kabupaten dan kota diwilayah Kaltim bisa menjadi acuan, sehingga dalam penetapan kembali Upah Minimum  Kabupaten dan Kota (UMK), yang tentunya dalam penetapan kembali UMK tersebut pihak dinas tenaga kerja di daerah dilakukan secara musyawarah dengan pihak pengusaha maupun perusahaan  maupun dinas terkait yang ada di daerah tersebut. Dan yang terpenting dalam penetapan Upah Minimum Kabupaten dan Kota (UMK) tersebut nilainya tidak boleh dibawah UMP Kaltim, minimal nilainya  sama, tetapi kalau UMK lebih tinggi dari UMP tidak ada masalah,"pungkas Ichwansyah.
Ketika disinggung sudah berapa kabupaten dan kota yang juga telah menetapkan UMK, Icwansyah menjelaskan berdasarkan hasil laporan yang masuk, sudah 8 daerah yang telah menetapkan UMK, diantaranya adalah  Kabupaten Nunukan nilai UMPnya sama dengan UMP Kaltim, Kota  Tarakan, Berau,  dan kota lainnya, oleh karena  itu, bagi kabupaten dan kota yang belum menetapkan UMPnya kiranya secepatnya dilakukan  pembasan dan penetapan UMK,   karena UMK tersebut akan diberlakukan pada  awal tahun 2012 mendang.
"Untuk UMP Kaltim sendiri nantinya akan diberlakukan pada awal bulan Januari 2012, maka dari itu diharapkan bagi kabupaten dan kota yang sudah menetapkan UMKnya tentu pemberlakunnya juga akan dilakukan pada awal Januari, dan bagi daerah yang belum menetapkan kiranya secepatnya dilakukan dan menetapkan UMKnya, mumpung masih ada waktu beberapa hari kedepan, sebelum tahun 2012 tiba,"tandas Ichwansyah.mar

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim


New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 2408 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...