Polres Siap Amankan Natal dan Tahun Baru 2011-12-27 06:33:44
TANJUNG REDEB,Polres Berau Siap amankan perayaan Natal dan tahun baru dari gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Dalam gelar pasukan Operasi Lilin yang digelar di halaman Mapolres Berau, Jalan Pemuda Tanjung Redeb, Kapolres Berau membacakan Amanat Kapolri menyebutkan Operasi Lilin 2011 akan dilaksanakan selama 10 hari terhitung mulai tanggal 23 Desember hingga 1 Januari 2012. Berkaitan dengan pengamanan di Berau, Kapolres AKBP Endro Prasetyo SIK, MH menyebutkan telah dipetakan titik-titik rawan yang perlu perhatian aparat serta jalur-jalur yang memerlukan pengamanan ketat, selain Gereja. ”Kita sudah siapkan personil yang tergabung dari unsur TNI,Polri serta pengamanana masyarakat mengawasi tempat ibadah,tempat hiburan dan titik rawan lainnya termasuk tempat wisata,” jelas Kapolres kepada wartawan usai apel gelar pasukan. Kesiapan pasukan yang diturunkan dalam pengamanan menurut Kapolres dihitung berdasarkan jumlah pos pengamanan dan sejumlah kawasan yang dinilai memiliki potensi gangguan Kamtibmas. Berdasarkan kebijakan Kapolri, Kaltim termasuk Berau khususnya masuk dalam kriteria 17 Polda prioritas II. Dengan pembagian prioritas tersebut dijabarkan dalam kegiatan pengamanan dengan harapan mampu memenuhi target diantaranya terwujud rasa aman dalam kegiatan Natal dan tahun baru. Target lain disebutkan mewujudkan kemanan, keselamatan,ketertiban dan kelancaran lalu lintas secara umum. Sampai dengan terjaminnya kemanan dan kelancaran distribusi bahan pokok dan BBM menjadi target yang dipasang Polri. Target lain yakni terbangunnya kesiagaan sistem tanggap darurat, monitoring dan mendata semua kejadian dengan cermat, tepat dan benar sehingga dapat dijadikan acuan dalam pelaksanaan evaluasi secara berkesinambungan. Khusus kepada anggota ditekankan untuk menyiapkan mental,fisik dengan dilandasi komitmen moral dan disiplin kerja. Kapolres dalam penjelasannya menyebutkan, sebelum pelaksanaan operasi lilin, Polres Berau telah melakukan antisipasi pengamanan. Salah satunya dengan melakukan razia Miras. Dimana diketahui, sebagian masyarakat dalam merayakan moment tahun baru dengan mengkonsumsi Miras. Sementara dampak negatif Miras lebih banyak dibandingkan positifnya dan selalu menjadi pemicu tindak kriminal. ”Sudah kita lakukan, namun itu berupa razia rutin kita, namun memasuki masa operasi lilin, razia tersebut masuk dalam bagian operasi lilin 2011,” jelas Kapolres lagi. Seluruh personil yang berjumlah 310 orang disiagakan akan memantau kurang lebih 50 gereja di 13 Kecamatan. Namun demikian, 310 personil disebutkan memantau tempat ibadah serta objek wisata, kawasan rawan, dalam dan sekitar kota. Sementara pengawasan dan pengamanan di Kecamatan dilakukan dititik beratkan pada Polsek serta Koramil setempat. Sesuai amanat Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo, seluruh anggota harus mampu mendeteksi dini setiap potensi gangguan Kamtibmas yang terjadi. ”Mampu mewaspadai setiap kejadian yang bisa berujung pada tawuran, perkelahian,dan konflik antar warga,” tandasnya. as
|