Rangka Jembatan Bergeser 14 Meter2011-12-27 16:24:12
TENGGARONG, Perpanjangan masa tanggap darurat yang ditetapkan Pemerintah Kutai Kartanegara sejak 26 Desember 2011 tidak disia-siakan. Jika sebelumnya fokus evakuasi dilakukan untuk pencaharian jenazah korban didasar sungai, kali ini Pemkab lebih menonjolkan pada pengangkatan badan jembatan dari dasar sungai. Dalam proses evakuasi awal tim SAR berhasil menarik rangka jembatan sejauh 14 meter dari posisi awal menuju ke arah ilir jembatan. Hal ini dilakukan untuk melakukan evakuasi dan mengangkat kendaraan para korban yang diduga terjebak did alam jembatan. Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari dan wakil Bupati Kutai Kartanegara Gufron Yusuf menyaksikan proses evakuasi langsung dari pinggir jembatan Kutai Kartanegara II . Meski belum berhasil mengangkat seluruh badan jembatan Bupati Kukar mengaku senang bahwa proses penarikan rangka jembatan mengalami kemajuan. Artinya jika hal ini terus dilakukan secara benar bukan tidak mungkin jumlah korban yang ditemukan akan bertambah . Sementara itu Rudi Hermawi, koordinator penarikan rangka jembatan kutai kartanegara mengatakan bahwa dari hasil penarikan yang dilakukan dengan menggunakan dua tug boad yakni tug boad Biak 7 dan Arya Chandra, meski mengalami kemajuan namun pihaknya mengaku perlu penambahan kapal penarik. “Tambahan kapal penarik diperlukan agar pekerjaan yang dilakukan lebih efektif dan peluang keberhasilan bisa lebih terlihat,” kata Rudi. Sejauh ini dari kegiatan yang dilakukan sejak pukul 17.00 wita hingga pukul 18.30 wita setidaknya tim telah mempu menggeser rangka jembatan sejauh 14 meter dari titik awal. Namun memang target menggeser rangka jembatan itu ke pinggir belum bisa dilakukan karena arus sungai Mahakam yang menyulitkan dua tug boad yang menarik rangka jembatan mengatur posisi. “Kita harus menggunakan beberapa kali percobaan penarikan hingga akhirnya mampu menggeser rangka jembatan dari titik awal jembatan,” kata Rudi yang juga pekerja di PT Tanito Harum. Disinggung mengenai target operasi yang akan dilakukan mulai selasa pagi (27/12) hari ini Rudi mengatakan bahwa ia masih menunggu intruksi dari Posko Evakuasi , jika memang pada proses evakuasi yang dilakukan pada hari selasa armada ditambah bukan tidak mungkin pekerjaan evakuasi akan lebih mudah. “kita lihat besok kalau ditambah mungkin pergeseran rangka jembatan akan lebih signifikan<’ kata Rudi. M4n
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...