Tanggul PT Sumber Bara Energi Jebol2011-12-28 17:57:05
TANJUNG REDEB, Tanggul penahan air milik PT Sumber Bara Energi, Sabtu (24/12) lalu sekitar pukul 11:30 Wita jebol. Akibat nya, semua aktifitas masyarakat yang menggunakan fasiliras jalan provinsi ini mandek karena badan jalan itu digenangi air tanggul setinggi dada orang dewasa. Dampaknya, masyarakat yang ingin pulang kerumah tepatnya di kampung sekitar lokasi Tambang serta penyedia travel Berau - Samarinda, yang harus antri sekitar 5 jam hingga Minggu dan Senin kemarin pihak perusahaan membuatkan jalan dengan menimbun lokasi kejadian dengan tanah . Pada kesempatan itu pula Wakil Bupati Berau Ir H Ahmad Rifai MM didampingi Dandim 0902/Trd Letkol Arm Rabimin Sip, dan juga Kabag Ops Polres Berau Kompol IGK Irwindu mengungkapkan, kejadian ini tentunya sangat merugikan masyarakat sekitar tambang yang ingin melintasi jalan antar Provinsi ini, untuk pulang ke rumah guna merayakan Hari Natal. Walau demikian pihak perusahaan yang menyatakan secara tegas ingin memperbaiki kerusakan yang ada, dan saat ini melakukan penimbunan saja terlebih dahulu guna bisa memberikan sedikit fasilitas jalan buat masyarakat yang ingin pulang kerumah masing-masing. ”Saya menginginkan pihak perusahaan bisa sesegera mungkin melakukan perbaikan terhadap jalan yang mengalami kerusakan akibat tanggul perusahaan tidak dibuat sesempurna mungkin. Sehingga mengakibatkan kerusakan yang berdampak ketempat umum," ungkapnya. Sementara Dandim 0902/Trd Letkol Arm Rabimin Sip mengatakan, sebagai seorang TNI siap membantu masyarakat didalam keadaan darurat seperti saat ini. Kodim sendiri dalam hal ini, tidak saja menurunkan personel yang dibantu oleh Batalyon Armed, juga membantu satu unit perahu karet guna membantu kelancaran penyeberangan masyarakat. ”Kami berharap hal ini tidak akan terjadi lagi, dan ini merupakan kejadian yang pertama dan yang terakhir,” tegasnya. Seperti dikertahui, lanjut Rabimin, kalau ini semua terjadi diakibatkan oleh derasnya hujan, kemarin pagi sekitar 3 jam dan membuat tanggul jebol. Kepada pihak perusahaan, harus tetap selalu memperhatikan kondisi lingkungan serta dampak yang mungkin timbul, atau pun langkah ansipatif dari kejadian saat ini. Sementara itu Humas PT SBE Hardianto kepada wartawan menegaskan, pihak perusahaan tetap bertanggung jawab penuh terhadap kerusakan yang terjadi di jalan Provinsi. Kedepan juga pihak perusahaan akan melakukan koordinasi ke PU Provinsi dalam perbaikan jalan umum ini, agar bisa lebih baik lagi dan untuk biaya nantinya akan ditanggung penuh oleh pihak Perusahaan. “ Saat ini kami terus berupaya melakukan penimbunan, dengna menurunkan 5 unit HD, agar bisa memberikan jalan alternative, agar masyarakat yang berada di Kampung sekitar tambang serta masyarakat umum lainya bisa kembali menggunakan jalan ini,” katanya. Kepada masyarakat Berau dan juga Pemkab Berau, pihak perusahaan meminta maaf atas kejadian yang tidak terduga saat ini. Kedepan pihak perusahaan akan berusaha melakukan yang terbaik, guna memberikan suatu kontribusi kepada kemasyarakat, khusus nya fasilitas jalan umum yang ada. “Pokoknya kami terus berupaya memberikan yang terbaik untuk masyarakat, dan kejadian ini akan menjadi pelajaran yang berharga bagi kami,” pungkasnya. roz
|