HMI Demo BLH Terkait Jebolnya Tanggul SBE

2011-12-28  18:09:32

TENGGARONG, Pasca jebolnya tanggul air perusahaan batu bara milik PT SBE di Kecamatan Teluk Bayur,yang mengakibatkan putusnya akses transportasi darat jalan Provinsi, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Berau menggelar aksi demo didepan kanto Badan Lingkungan Hidup (BLH) dan kantor Bupati jalan APT Pranoto Tanjung Redeb, Selasa (27/12).
Salah satu tuntutan HMI yakni meminta agar kepala BLH Berau, Basri Sahrin dicopot dari jabatannnya karena dinilai gagal  menjalankan tugasnya. Sebagai instansi yang memiliki tugas dalam proses pengeluaran Analisis masalah Dampak Lingkungan (AMDAL), serta pengawasan, Basri dinilai telah gagal. Bahkan HMI menuding ada permainan antara BLH dengan perusahaan.
Pertama kali, HMI menggelar aksinya dibundaran Pemuda, kemudian bergeser ke depan kantor BLH. “BLH harus mempertanggung jawabkan atas insiden yang terjadi di jalan poros Teluk Bayur Labanan terkait pecahnya tanggul PT SBE, selain itu kepala BLH juga harus dicopot karena dinilai lalai dalam melakukan pengawasan,” teriak Jogras salah satu orator HMI Berau.
BLH disebutkan tidak mampu melakukan pengawasan secara optimal termasuk dalam operasional PT SBE, hingga menimbulkan bencana bagi masyarakat pengguna jalan. “Jebolnya PT SBE merupakan sebuah contoh kecil yang merupakan potensi bencana di Kabupaten Berau, kami meminta Bupati dapat lebih menekankan lagi pengawasan, sekali lagi tolong ganti kepala BLH yang sekarang,” ungkap orator lainnya, Jhon Wahyudi.
HMI meminta kedepan, pengawasan BLH harus diperketat khususnya kepada proses pengurusan Amdal ke seluruh perusahaan yang bergerak dibidang mineral dan batu bara.
“Dengan kejadian ini kami meminta dengan tegas, untuk dilakukan kembali peninjauan ulang terhadap Amdal PT SBE dengan transparan, serta mengganti kepala BLH yang berkomitmen siap menjalankan tugas secara transparan dan tanpa tunggangan dari pihak manapun atau yang tidak terlibat praktek KKN,” lanjutnya.
Nuansa kelalaian dalam bencana jebolnya tanggul SBE, menurut analisa HMI merupakan sebuah kesalahan fatal. Sebab disebutkan, jalur air sungai yang ditutup sudah merupakan sebuah kesalahan.
Basri Sahrin yang menemui pendemo menyebutkan, proses penerbitan Amdal, tidak asal-asalan diterbitkan. “Dalam proses penerbitan, bukan hanya BLH semata melainkan juga melibatkan instansi lain, termasuk mahasiswa, saat rapat Amdal kita undang,” ungkap Basri yang kemudian dibalas dengan teriakan protes dari HMI.
“Kami sama sekali tidak pernah dilibatkan, itu bohong semua, siapa yang diundang, kami yang hadir disini terdiri dari BEM mahasiswa yang ada, tapi tidak pernah diundang, jadi tolong jangan buat pernyataan bohong pak,” teriak mahasiswa lagi.
Basri kemudian diajak kekantor Bupati untuk dapat bertemu Bupati dan menyampaikan bersama.
Hal senada juga disampaikan dihadapan Bupati. “Saya pribadi sangat berterima kasih atas perhatian adik-adik dari HMI, artinya ini sebuah bentuk perhatian mahasiswa kepada lingkungan, dan saya sampaikan juga kita juga memperhatikan, yang menjadi perhatian kami saat ini yakni focus pada tanggap darurat bagaimana akses jalan bisa segera dilalui masyarakat,” ungkap Bupati
Dicecar mengenai target  penyelesaian jalan yang rusak, bupati mengaku tidak bisa memasang target. “Sebab ini jalan provinsi, dan harus menurunkan tim tekhnis, karena tidak sembarang membangun jalan, nanti jika dibangun asal-asalan baru dibangun hancur lagi,” sebut Makmur. as

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1233 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...