Daerah Wajib Dukung APBD Penyandang Cacat

2011-12-28 18:14:08

2011-12-28  18:14:55

SAMARINDA, Kepala daerah di Kaltim diharapkan dapat memberikan dukungan kepada penyandang cacat yang berada di masing-masing kabupaten dan kota, terutama melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), dengan tujuan agar penyandang cacat di Kaltim mendapatkan hak yang sama dari Pemerintah Daerah.
Hal ini ditegaskan Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak saat membuka Pekan Paralympic Provinsi (Peparprov) II Kaltim yang digelar di Gor Segiri Samarinda, Selasa (27/12). Menurut dia, seluruh pihak berhak mendukung penyandang cacat tersebut, termasuk para pengusaha yang berada di Kaltim.
“Saya pikir penyandang cacat ini berhak mendapatkan perlakuan yang sama layaknya orang normal lainnya. Makanya, saya berharap seluruh pihak harus memperhatikan keberadaan penyandang cacat tersebut. Terutama penyandang cacat yang mengikuti Pekan Paralympic Provinsi ke II ini,” ujar Awang Faroek.
Mengapa perhatian tersebut berhak diberikan kepada penyandang cacat, karena seluruh penyandang cacat yang mengikuti Paralympic ke-II juga mampu meraih prestasi layaknya atlet normal.
“Apalagi, sesuai informasi dari Panitia Paralympic ke-II Kaltim, ternyata pada saat Paralympic Internasional yang digelar 12 hingga 22 Desember 2011 di Solo ada atlet penyandang cacat Kaltim yang mampu meraih medali emas. Melihat kondisi tersebut, maka hal ini membuktikan kemampuan mereka juga sama dengan atlet-atlet normal,” sambung Awang.
Karena itu, lanjut dia, baik pemerintah dan swasta berhak memperhatikan keberadaan penyandang cacat tersebut. Artinya, seluruh pihak perlu memberikan hak yang sama terhadap seluruh penyandang cacat.
“Seperti pendidikan dan kesehatan tentunya perlu didukung. Ya, saya berharap seluruh Perusahaan berhak memberikan hak yang sama kepada mereka. Maksud saya, berikanlah sedikit dari program Coorporate Social Responsibility (CSR) yang dimiliki Perusahaan untuk penyandang cacat tersebut. Karena itu, mari tunjukkan solidaritas kita,” jelasnya.
Mengenai dukungan yang diberikan seluruh kepala daerah di Kaltim, lanjut dia, Pemprov Kaltim siap melakukan evaluasi atas perhatian yang dilakukan masing-masing Pemerintah Daerah, terutama dalam memberikan APBD kepada penyandang cacat di Kaltim.
Sementara itu, mengenai kejuaraan yang diikuti seluruh atlet penyandang cacat yang digelar sejak 27 hingga 31 Desember 2011 ini diharapkan dapat menjadi tolok ukur kemampuan atlet Peparprov menuju Peparnas yang dijadwalkan digelar 2012 di Riau.
“Junjung sportivitas, taati aturan yang telah ditetapkan dewan wasit, mudah-mudahan pada Peparnas 2012 prestasi Kaltim dapat dipertahankan, jika perlu ditingkatkan lagi di tahun-tahun selanjutnya,” harap Awang.
Sementara itu, Ketua Panitia Peparprov ke-II Kaltim H Pristianto mengatakan, jumlah peserta yang mengikuti sebanyak 436 atlet, 75 official dan 150 pelatih, dengan 11 daerah yang bersaing sejak 27 hingga 31 Desember 2011. Mengenai jumlah cabang olahraga (Cabor) yang dipertandingkan, kata Pristianto sebanyak 11 cabor.
“Pelaksanaan kami pusatkan di tiga tempat, yakni Komplek Stadion Sempaja dan Komplek MAN 2 Samarinda serta Stadion Segiri. Mengenai cabor yang dipertandingkan, terdiri dari angkat berat, renang, tenis meja, bulutangkis, catur, volley duduk, tenis lapangan kursi roda, atletik dan futsal,” ujarnya.mar

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim


New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 2453 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...