Pemkot Diminta Dukung Penerbitan2011-12-29 18:48:24
Balikpapan,M.Asran penerbit buku sejarah perjuangan kota Balikpapan, kepada ian Poskota Kaltim di Kantor PWI Perwakilan Balikpapan belum lama ini mengatakan, telah menerbitkan buku sejarah perjuangan kota Balikpapan pada edisi yang pertama yang bertemakan “KABUT PERANG BALIKPAPAN”. Ia bersama teman-teman lainya telah mengumpulkan data sejarah perjuangan Balikpapan selama satu tahun, dari berbagai daerah. Pada penerbitan buku pertama yang bertemakan Kabut Perang Balikpapan, tersebut di launching pada tanggal 14 November 2010 lalu, di rumah dinas Walikota Balikpapan. "Awal tahun 2011 kemarin kami melakukan revisi buku yang sebelumnya dengan judul “WAR OF BALIKPAPAN” kami mengharapkan kepada pemerintah kota Balikpapan, untuk mendukung penerbitan buku sejarah perjuangan kota Balikpapan," katanya. Disampaikan pula saat ini pemerintah kota Balikpapan belum menunjukkan tanda-tanda dukungan terhadap terbitnya buku sejarah perjuangan kota Balikpapan. "Kalau tidak ada para pejuang terdahlu di kota Balikpapan, kita tidak mungkin dapat berdiri di kota Balikpapan seperti saat ini. Jadi untuk saat ini, bisa di katakan penghargaan pemerintah terhadap para veteran atau pejuang di Balikpapan sangat minim. Buku sejarah perjuangan kota Balikpapan ini sempat di susun oleh beberapa tokoh sebelumnya tetapi juga belum berhasih di terbitkan,”ungkapnya. Disampaikan bersama Hery Trunajaya dan rekan lainya, merencanakan menyusun buku sejarah perjuangan yang ada di kota Balikpapan. "Alhamdulillah kami bersama rekan lainya dapat menerbitkan dua buah buku sejarah perjuangan kota Balikpapan yaitu KABUT PERANG BALIKPAPAN dan WAR OF BALIKPAPAN. Dengan terbit dan terjualnya buku ini, kami dapat menyisihkan untuk membantu para pejuang veteran yang masih ada. Kami mengharapkan kepada pemerintah daerah kota Balikpapan, dalam Hari Jadi Kota Balikpapan pada tanggal 10 Februari 2012 mendatang, dapat mendukung dan membantu dalam bentuk membeli buku tersebut sebagai souvenir yang di berikan kepada para tamu undangan, pada acara upacara HUT Kota Balikpapan 2012 mendatang," paparnya. Banyak peninggalan sejarah di kota Balikpapan yang masih tersisa salah satunya seperti Tugu Australi, Taman Makam Jepang. Ada juga cagar budaya yang telah punah Seperti yang dulunya markas kenil sekarang di jadikan SDN 009 Balikpapan Barat, yang dulunya rumah tahanan Belanda sekarang di jadikan Kantor Camat.*mid
|