DPRD Samarinda Minta Kadistamben dan kepala BLH Diganti2011-12-29 18:55:50
SAMARINDA, Makin banyaknya kasus kelalaian oleh pihak tambang yang mengakibatkan perusahaan tidak melakukan reklamasi lahannya membuat dewan menjadi geram. Oleh sebab itu dewan menganggap kepala Dinas Pertambangan kota Samarinda selaku pihak yang bertanggung jawab untuk melakukan pembinaan terhadap perusahan tambang tidak mampu melaksanakan tugasnya dengan baik. Untuk alasan itu depan meminta meminta agar Wakil walikota Samarinda, Nusyirwan Ismail mereposisi (menganti) jabatan tersebut. "Sudah lima bulan menjabat sudah 5 anak korban juga yang tewas di lubang tambang. Ini bukti lemahnya pengawasan Distamben terhadap perusahaan tambang," kata Anhar, anggota komisi III DPRD Samarinda ketika hearing antara Pemkot, DPRD, warga sambutan terkait tewasnya dua bocah di eks galian tambang di gedung utama DPRD Samarinda, Rabu (28/12). Menurut Anhar, tidak seharusnya seorang kepala Dinas Pertambangan tidak tahu perusahaan mana yang menggali batu bara di Samarinda dan lahan itu sudah ditambang selama kurang lebih 3,5 tahun sampai selesai. Inilah yang menjadi pertanyaan kami bagaimana pengawasan yang dilakukan selama ini oleh Distamben. "Kami juga meminta bukan hanya Distamben saja yang diganti tetapi Kepala BLH juga harus diganti. Sebab kedua instansi inilah yang melakukan monitor terhadap tambang-tambang yang ada di Kota Samarinda," ujarnya. Terkait usulan dewan meminta agar kepada Wakil walikota Samarinda mereposisi jabatan Kepala Dinas Pertambangan (Distamben) Hery Suryansah dan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Endang Liansah ditaanggapi serius. Menurut Hery Suryansah saat selesai hearing mengatakan, dirinya siap mundur bila memang apa yang dilakukannya selama ini tidak maksimal bagi anggota dewan maupun masyarakat. "Kalau memang saya diminta untuk mundur saya siap. Tapi selama saya menjabat sebagai kepala Dinas Pertambangan, saya sudah bekerja dengan maksimal," kata Hery. Permintaan mundur itu muncul setelah Hery memberikan keterangan bahwa ia tidak tahu pasti siapa yang melakukan aktiftas tambang di lokasi tewasnya dua bocah. Ungkapan yang sama dilontarkan Kepala BLH Samarinda, Endang Liansah menatakan, jika memang diminta untuk mundur maka saya siap. Selama ini dirinya menanggap kinerjanya sudah maksimal. "Kami sudah bekerja sesuai poksi masing-masing. Jika permintaan untuk diganti saya sudah siap," ujarnya. aon
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...