Pergantian Tahun Baru Hadirkan Ustad HaryonoRita: Momen untuk Intropeksi Diri
2012-01-02 18:59:51
Tenggarong, Perayaan Tahun Baru 2012 di kabupaten yang terkenal dengan APBD terbesar di Indoensia, yakni Kabupaten Kutai Kartanegara berlangsung tak semarak tahun lalu. Pemkab Kukar yang biasanya menggelar hajatan pergantian tahun dengan menggelar hiburan rakyat dengan mendatangkan artis ibukota, pada perayaan tahun baru Minggu (1/1) cukup lenggang. Pemkab Kukar sendiri merayaan pergantian tahun baru dengan menggelar kegiatan zikir dan doa bersama dengan mendatangkan Ustad kondang Haryono, yang dilangsungkan di Masjid Agung Sultan Sulaiman Tenggarong. Kegiatan yang dimulai pada Sabtu (30/12) pukul 21.00 Wita tersebut dihadiri langsung Bupati Rita Widyasari, sejumlah kepala dinas/instansi, Muspikab dan para masyarakat muslim Tenggarong dan sekitarnya. Rita Widyasari Bupati Kukar dalam kesempatan itu menyampaikan, bahwa momen tahun baru menjadi momen penting untuk melakukan intropeksi diri guna mencapai perubahan kearah yang lebih baik. "Sepantasnya kita siapkan diri songsong 2012 diawali dengan muhasabah atau koreksi diri serta berzikir untuk lebih meningkatkan iman kita," kata Rita Widyasari. Rita mengatakan, belum lama ini kita berduka begitu mendalam atas ambruknya jembatan Kukar.. "Harus disadari bahwa musibah itu adalah kehendak Sang Pencipta, cobaan tersebut harus disikapi dengan sabar agar dapat dipetik hikmahnya," ujarnya. Dia juga meminta supaya seluruh umat Muslim di Kukar untuk berdoa agar tidak ada lagi musibah besar di daerah ini. "Mari kita bersama satukan tekad untuk bangkit menuju ke arah lebih baik yang diridhai Allah,” tambahnya. Sementara dalam tausiahnya Ustad Haryono mengatakan kalau Allah akan memberikan rahmat kepada mereka yang bersikir."Terlebih jika seorang pemimpin mengajak berzikir, kemudian dihadiri antusias rakyatnya, Insya Allah akan mendapat hidayah dan berkah," katanya. Dikatakannya pula bahwa setiap dzikir itu dapat menghapuskan dosa. Beberapa dosa yang bisa langsung dibalas di dunia yaitu sirik atau menyekutukan Allah, durhaka pada orangtua, memutuskan silaturahmi, dan berzina. "Maka mari kita mohon ampun. Melalui dzikir kita memohon agar Kukar diberkahi terhindar dari bala," pungkasnya. awi
|