Walikota Tinjau Kegiatan Jamkesda2012-01-02 19:52:16
SAMARINDA, Awal tahun baru, dengan semangat baru tampaknya diperlihatkan walikota Samarinda H Syaharie Jaang, terutama dalam pelayanan jaminan kesehatan bagi warga. Setelah malam harinya melaunching, paginya walikota meninjau langsung kegiatan lapangan program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) di UGD RSU A Wahab Syahranie, Minggu (1/1). “Tahun baru, walikota tidak rekreasi, tapi saya meninjau kegiatan pelayanan Jamkesda yang telah dimulai hari ini,” kata walikota kepada wartawan di sela-sela kunjungannya yang didampingi kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Samarinda drg Nina Endang Rahayu dan Humas RSU AWS dr Nurliana Adriati Noor. Walikota mengaku menaruh harapan besar pada program Jamkesda ini, untuk itu ia mengingatkan agar semua jajaran dapat bekerja ekstra demi mencapai pelayanan maksimal. “Masyarakat cukup memperlihatkan KTP sudah dapat terlayani tanpa harus mengurus surat keterangan tak mampu. Prinsip saya, jangan susahkan orang yang sudah susah. Hal ini selalu saya tanamkan kepada seluruh jajaran di Pemkot Samarinda,” tegasnya. Begitu pula untuk pelayanan cuci darah sebut walikota yang biayanya berkisar Rp 900 ribu hingga Rp 1 juta, warga bisa dilayani maksimal, yakni dalam setahun bisa mencapai 96 kali cuci darah karena dalam seminggu cuci darah bisa dilakukan 2 sampai 3 kali. “Termasuk untuk kemoterapi akan diberikan sesuai indikasi yang ditentukan. Kalau memang harus 5 kali kemo, ya 5 kali. Sedangkan pengobatan yang tidak bisa dilakukan di sini, kita ada alokasi khusus,” imbuhnya. Sementara Nina menambahkan Jamkesda ini akan dikelola oleh tim Jamkesda Dinas Kesehatan Kota, yang mana di RSU AWS akan ditempatkan 5 orang dan di RSU IA Moeis ditempatkan 2 orang karena merupakan rumah sakit milik Pemkot. “Sesuai harapan warga yang selalu disampaikan ke walikota, kita akan memberikan pelayanan maksimal, namun tentunya tetap ada verifikasi. Verifikator kita langsung dari Yogyakarta, tak hanya memverifikasi identitas, tapi juga terhadap verifikasi obat maupun tindakan medis,” jelasnya.john
|