Mabuk Miras Tantang Berkelahi Akhirnya Tewas2012-01-03 18:17:51
Balikpapan, Pisah dan sambut tahun baru 2012 ternyata tidak berlangsung mulus sesuai harapan, masih terjadi peristiwa berdarah justru memasuki tahun baru 2012, seorang pria bertato tewas dengan kondisi luka parah di sekitar kepala akibat dikeroyok 3 pemuda Minggu (1/1) dini hari diduga hanya karena persoalan sepele korban yang tengah mabuk berat usai pesta minuman keras (miras) menantang para pelaku akibatnya Wahyu Arianto (46), warga RT 01 Kelurahan Batu Ampar tewas seketika sedangkan 3 pelakunya langsung diamankan. Ketiga pelaku masing-masing Heri (27), Munari (28) dan Darwis (28) semuanya warga Sumber Rejo, Balikpapan Tengah berhasil diamankan Unit Opsnal Polsek Balikpapan Utara dalam waktu singkat, pertama kali diringkus sekira pukul 09.00 Wita Darwis, selang 5 jam usai pengeroyokan berujung kematian terjadi disusul Munari kemudian Heri. Kapolres Balikpapan AKBP Sabar Supriyono melalui Kapolsek Balikpapan Utara AKP Putu Rideng membenarkan terjadinya peristiwa tersebut, tiga tsk itu sudah diamankan seluruhnya dan penangkapan tiga tersangka itu dipimpin langsung Kapolsek Utara Putu Rideng dan kini ketiganya meringkuk disel Mapolsek Utara. Menurut Kapolsekta Utara ini peristiwa berdarah itu terjadi sekira pukul 04.00 Wita berawal ketika korban melintas menggunakan sepeda motor Shogun KT 3886 KG dia mendatangi kumpulan pemuda yang tengah asik nongkrong, di tengah kumpulan itu ada Heri, Munari dan Darwis, karena korban yang telah dipengaruhi Miras mengeluarkan kata-kata menantang akhirnya pengeroyokan terjadi. Ketiga pelaku tak terima ucapan kasar korban lantas melakukan penganiayaan masing-masing melayangkan satu dua pukulan ke tubuh korban dan hantaman dibagian kepala, dengan kondisi tak terkendalikan lagi ketiga tersangka itu memukul kembali korban menggunakan kursi plastik. Tidak puas dengan pukulan tangan kosong dan kursi pelastik, pelaku melindas korban yang sudah tidak berdaya dengan sepeda motor, korban diduga tewas akibat cedera kepala berat, urai Putu Rideng. Kasus ini tengah didalami jajaran polsekta Balikpapan Utara, sedangkan korban yang sudah dinyatakan tewas langsung dilarikan ke RSUD Kanujoso Djatiwibowo, untuk mendapatkan otopsi terkait kematian korban.max
|